Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota-Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) akan menggelar sidang paripurna penetapan dan pelantikan tiga anggota baru pimpinan MPR RI pada Senin besok. Hal ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) tentang penambahan kursi bagi pimpinan DPR/MPR/DPD.

Adapun Ketiga nama calon pimpinan MPR yang akan dilantik tersebut adalah Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Muzani dari Partai Gerindra, dan Ahmad Basarah dari PDI Perjuangan. Ketiga nama tersebut akan melengkapi lima pimpinan MPR yang sudah ada.

Menanggapi hal ini, Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Iqbal mengatakan bahwa Fraksi PPP tidak akan mengahadiri pelantikan pimpinan dewan tersebut. Hal ini lantaran PPP menilai bahwa tidak ada hal yang penting sehingga perlu penambahan pimpinan.

“Fraksi PPP tidak akan hadir dalam pelantikan pimpinan MPR besok,” ujar anggota komisi IX DPR RI Fraksi PPP, Muhammad Iqbal, dalam Diskusi Hukum dengan tema “Implikasi Pemberlakuan UU MD3, Pasal Anti-Kritik Hingga Beban keuangan Negara”, di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (25/3/2018).

Iqbal juga menambahkan bahwa adanya penambahan pimpinan ini justru akan menambah beban anggaran negara. Dia juga mendukung langkah masyarakat yang akan mengajukan gugatan (judicial review) UU MD3 ini ke Mahkamah Konstitusi.

“PPP konsisten mengajukan nota keberatan terhadap pasal UU MD3 yang menimbulkan polemik, kami juga akan ikut berikhtiar untuk melakukan judicial review ke MK,” demikian Iqbal. (HS)