Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA – Dalam menanggapi situasi dan kondisi bangsa secara nasional pada berbagai peristiwa aksi unjuk rasa dan penyampaian pendapat oleh para mahasiswa berbagai universitas di seluruh Indonesia yang terjadi di tanah air, Ketua Umum Gerakan Laskar Prabowo 08 atau GL PRO 08, Jimmy CK mengatakan GL PRO 08 akan terus mengawal untuk proses yang menjadi dinamika saat ini. Dia mencontohkan nanti pada tanggal 20 Oktober yang akan menjadi moment terbesar bagi demokasi.

“Hal ini menjadi kesuksesan demokrasi kita, di mana kemarin tanggal 17 April secara serentak berdemokrasi pemilihan untuk itu. GL PRO 08 sendiri akan mendukung dalam berjalan lancarnya pelantikan Presiden,” ungkap Jimmy, hari ini.

Ia menambahkan, dalam hal yang menjadi tuntutan mahasiswa dalam memberikan pendapat akan kinerja pemerintah, ia memberikan saran dan juga masukan kepada para kadernya di seluruh Indonesia untuk secara bijak untuk menyikapi segala sesuatu.

Jimmy yang merupakkan Panglima GL PRO 08 juga sebagai relawan pendukung Prabowo yang merupakan generasi penerus bangsa untuk belajar melihat dari kondisi saat ini. Sebagai relawan pendukung Prabowo, melihat aksi yang dilakukan oleh mahasiswa tidak hanya memberikan dukungan atau menolak, namun ia menyarankan agar bisa mengkaji berbagai kebijakan-kebijakan pemerintah benar atau tidak.

“Jika benar, kita pun harus memberikan dukungan, namun jika itu tidak, kita juga sikapi sebagai bangsa yang menjunjung tinggi demokrasi,” tambah Jimmy.

GL PRO 08 pun memberikan himbauan kepada semua mahasiswa untuk selalu tertib dalam menyikapi kondisi saat ini, juga berharap agar seluruh para kadernya untuk dapat memberikan kontribusi penuh kepada bangsa dan negara. Selain itu juga, ia mengatakan GL PRO 08 untuk sementara ini hanya masih memberikan pemantauan tanpa harus ikut turun ke jalan bersama teman-teman mahasiswa yang lain.

“Kepada mahasiswa di seluruh tanah air, yang terpenting jika memberikan pendapat dengan berunjuk rasa, jangalah sampai merusak apa yang menjadi milik kita atau rakyat bersama,” tukasnya.