Beranda News Daerah Evalusi 1.000 Hari Anies Gubernur, Mahasiswa Bakar Pocong di Depan Balaikota DKI

Evalusi 1.000 Hari Anies Gubernur, Mahasiswa Bakar Pocong di Depan Balaikota DKI

402 views
Mahasiswa bakar pocong-pocongan berwajah Anies Baswedan.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Jakarta, Redaksikota.com – Puluhan aktivis pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam pergerakan aktivis menteng jayakarta (PAM JAYA), menggelar evaluasi 1.000 hari janji kampanye gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan pasca di lantik pada 16 Oktober 2017 silam.

Masa tergabung dalam organisasi kemasyarakatan pemuda yang berbasis agama islam seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi Jabodetabeka Banten, Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI) DKI Jakarta, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) DKI Jakarta dan perwakilan dari Forum Komunikasi Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam (BEM PTAI).

Acara yang menghadirkan pocong berwajah anies baswedan sampai dibakar oleh massa, diawali dengan membaca alquran surat yasin, dan doa bersama di depan gedung balai kota DKI Jakarta pada malam hari.

Menurut kordinator aksi Yasser, mengungkapkan demo mengkritisi janji kampanye anies sandi dilakukan karena gubernur DKI Jakarta di anggap sebagai pembual berbalut agama yang menjadi penghisap darah rakyat.

“Wajah anies yang di pasang pada pocong dan dibacakan surat yasin lalu dibakar memiliki arti yang sangat dalam bagi pemeluk agama islam, jadi ini harus menjadi pembelajaran bagi elit politik yang suka politisasi agama,” ujar Yaser di depan kantor Gubernur DKI Jakarta.

Mahasiswa

Selanjutnya, Fikri Firdauzi perwakilan dari Perisai DKI Jakarta menuturkan, Anies Baswedan lupa dengan umat islam yang telah membawanya menjadi Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 seperti pepatah air susu dibalas air tuba.

“Anies harus ingat jabatannya hari ini menjadi gubernur dki jakarta karena perjuangan umat islam, dan hari ini kami menyesal telah memilih Anies Baswedan yang menutup komunikasi dengan umat islam khususnya okp islam di dki jakarta serta tidak menepati janjinya seperti pemberantasan prostitusi di Jakarta,” tutur fikri.

Didalam kesempatan yang sama Ridho Anhar sekretaris umum HMI Badko Jabodetabeka Banten, menyebutkan banyaknya janji anies yang tidak direalisasikan hari ini seperti penghentian reklamasi dan pemberantasan korupsi serta pengetasan kemiskinan.

“Sudah 1000 hari janji kampanye Anies Baswedan kepada warga dki jakarta, tapi apa yang kita lihat hari ini, program OK-OCE mangkrak, reklamasi jalan, KPK DKI Jakarta hanya berupa slogan, Anies Baswedan hanya memiliki akal bulus bukan janji tulus kepada masyarakat jakarta” terang Anhar.

Terakhir presiden mahasiswa nasional BEM PTAI, mengatakan akan membuat konsolidasi besar besaran untuk setiap kampus di jakarta untuk menarik mandat anies baswedan sebagai gubernur dki jakarta.

“Besok di car free day kami akan membuat mosi tidak percaya kepada gubernur dki jakarta yang telah menjadi penghianat warga jakarta khususnya umat islam di seluruh indonesia” tutup cecep.