Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Tarik Mandat (GTM) mengepung Kantor Kementerian Dalam Negeri dan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Senin kemarin.

Dalam aksinya, mereka melaporkan dugaan kasus korupsi yang melibatkan Abdul Mukti Keliobas sebagai Bupati Seram Bagian Timur (SBT).

Selain Abdul Mukti Keliobas, mereka juga melaporkan Fachri Husni Alkatiri yang juga menantu dari Fahmi Idris.

Adapun dugaan kasus korupsi yanh mereka sebutkan itu diantaranya Dana Desa, Sollar Cell, APBD, APBN, APBN-P, dan PKH, Anggaran Pembangunan Ibu Kota Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang belum juga terealisasi sesuai dengan amanat Undang Undang No.40 Tahun 2003 tertanggal 18 Desember 2003.

Padahal, kata dia, “Pemkab SBT telah mengalokasikan anggaran sejak 2010-2012 sebesar Rp.50 Miliar untuk program itu, namun belum juga direalisasikan pembangunannya serta peruntukan anggaran juga tidak tepat sasaran dan tidak realistis.”

Oleh karenanya, pihaknya mendesak Mendagri Tito Karnavian segera memanggil dan memeriksa Bupati dan Wakil SBT. Dan meminta Tito Karnavian segera cabut mandat Abdul Mukti Keliobas dan Fachri Husni Alkatiri.

“Mabes Polri harus segera panggil dan memeriksa Bupati dan Wakil SBT,” sebutnya.