Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Kaltim – Khilafatul Muslimin wilayah Kalimantan Timur membantah rumor yang beredar ditengah masyarakat tudingan sebagai kelompok radikal.

Pimpinan Khilafatul Muslimin, Ustadz Amiruddin Dewa menegaskan bahwa kelompoknya ini bukanlah paham yang banyak salah diartikan sebagai kelompok radikal atau paham keras karena menganut prinsip ajaran kekhalifahan.

“Paham kekhalifahan banyak diasumsikan sebagai kelompok yang akan merebut kekuasaan suatu negara. Padahal semua itu salah besar, sistem yang kami anut bukanlah seperti itu. Karena pada hakekatnya umat muslim harus memiliki prinsip kekhalifahan demi untuk menyempurnakan ibadahnya,” terang pimpinan lembaga dakwah ini saat ditemui di kawasan Jalan Bukit Niaga No.32 Klandasan Ilir Balikpapan Kota Kalimantan Timur, Kamis (26/9/2019) malam lalu.

Sistem kekhalifahan sendiri, menurutnya, merupakan prinsip ajaran tentang kasih ideologi terhadap seluruh makhluk di muka bumi ini. Bahkan, kata dia, pemahaman tentang kekhalifahan merupakan wadah untuk mempersatukan umat melalui ajaran yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW.

Disinggung soal prinsip paham kekhalifahan yang bertolak belakang dengan ideologi bangsa Indonesia, Ustadz Amiruddin Dewa secara tegas menyatakan paham ajarannya justru lebih mengedepankan azaz saling menghargai adanya perbedaan. Dia juga menekankan prinsip kekhalifahan bukan untuk saling bertikai atau memerangi suatu golongan yang dapat memecah belah kerukunan antara umat beragama.

“Kami sangat mendukung adanya kerukunan dan persatuan, sesuai dengan ideologi Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia demi menjaga keutuhan kemerdekaan. Karena kemerdekaan merupakan cita cita setiap orang beriman dengan kepercayaan yang dianutnya,” kata dia.

Pihaknya juga mendukung dan menghormati azas demokrasi Negara Republik Indonesia, yang mencakup kebebasan berpolitik, sosial, ekonomi dan budaya.

“Kami tidak membatasi para santri serta umat untuk menentukan pilihannya, termasuk memilih seorang pemimpin negara. Asal tidak melanggar kaedah dan ketentuan keimanan,” pungkasnya.

Pernyataan sikap dari kelompok Khilafatul Muslimin itu merupakan dukungan kepada pemerintah dalam mencegah terjadinya perpecahan diantara masyarakat Indonesia yakni pihaknya mendukung aparat kepolisian dalam menciptakan kondusifitas serta turut serta dalam usaha terwujudnya persatuan dan kesatuan.

Dan pihaknya mengakui Pancasila sebagai dasar negara dan akan mengikuti demokrasi yang ada di Indonesia sebagai bagian dari asas Pancasila.