UIN Syarif Hidayatullah
*istimewa
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (DEMA FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Periode 2017, membuat program kerja baru dalam mencegah dampak negatif Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dibidang pendidikan.

“Kita mempunyai salah satu program yaitu Let’s Speak dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Let’s Speak adalah wadah mahasiswa FITK untuk mengembangkan kualitas diri dalam berbahasa inggris,” ucap Ketua DEMA FITK UIN Jakarta, Adi Raharjo di teater Dzakiyah Drajat, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tangerang Selatan, Kamis (26/1/2017)

Program Kerja yang menjadi prioritas utama DEMA FITK yaitu pengembangan kualitas diri, berbagai program kerja yang direncanakan hampir semua indikatornya pengembangan kualitas diri. Salah satu program kerja untuk pengabdian masyarakat yakni “Ayo Mengajar”, kualitas diri mahasiswa FITK Uin Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi prioritas pengajar.

“Selain itu juga, kami membuat proker (program kerja -red) ‘Ayo Mengajar’ yang notabennya untuk menjalani Tri Dharma perguruan tinggi yaitu Pengabdian (terhadap) Masyarakat, tentu yang diutamakan kualitas para Mahasiswa yang mampu mengajar,” sambungnya.

MEA sudah dimulai beberapa tahun kemarin di Indonesia, namun kualitas diri kita sebagai masyarakat Indonesia khususnya mahasiswa harus terus dikembangkan.

“Untuk menghadapi MEA yang sudah berjalan ini, seharusnya kita sebagai masyarakat dan Mahasiswa harus bisa mengembangkan kualitas diri,” tutur Adi [glm]