Arif Susanto
Pengamat politik Exposit Strategic. Arif Susanto. [foto : Redaksikota.com]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota.com – Pengamat politik dari Exposit Strategic, Arif Susanto menilai bahwa sejauh ini tim kampanye dan tim sukses Joko Widodo dan KH Maruf Amin terlalu mengeluarkan energi lebih besar untuk melakukan counter attack terhadap serangan politik yang dilakukan oleh lawan.

“Tim Jokowi-Maruf kekurangannya adalah reaksonis, ini yang menjawab Hillary Clinton yang punya segalanya bisa kalah. Artinya Trump berhasil paksa Hillary menari-nari di genderang perangnya,” kata Arif saat berdiskusi di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018).

“Misal Prabowo bertalu-talu bermain politik yang menguatkan narasi negatif dan selama itu pula tim Jokowi mencounternya,” lanjutnya.

Arif menyampaikan bahwa counter attack itu perlu, hanya saja tidak perlu terlalu menghabiskan energi terlalu banyak untuk melancarkan satu strategi saja.

Justru seharusnya porsi yang lebih banyak menurut Arif adalah melakukan campaig yang lebih masif terhadap berbagai keberhasilan pemerintahan Jokowi selama ini. Kemudian mereka harus lebih memperluas dan fokus terhadap segmentasi pemilih nanti.

“Pandangan saya. Counter attack boleh dilakukan karena penting, tapi tim kampanye jangan kehilangan fokus pada segmen. Dan kesalahannya jangan sampai tim kampanye terlalu percaya diri (menang),” tuturnya. (**)