Maruf Amin
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Maruf Amin.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Maruf Amin menilai bahwa Aksi 299 yang dimotori oleh Presidium Alumni 212, tidak perlu dilakukan.

“Sebenarnya demo itu tidak perlu (dilakukan) lagi,” kata Kiyai Maruf dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Terkait dengan salah satu tuntutan massa yakni menolak diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 tahun 2017 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) tersebut, Kiyai Maruf pun menyarankan agar masyarakat mempercayakan mekanismenya sesuai dengan regulasi yang ada.

Pun jika memang ada pihak yang masih belum puas dengan adanya terbitan Perppun Nomor 2 Tahun 2017 tersebut, Rais Aam Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut menyarankan agar bisa menempuh jalur hukum yakni guatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Sementara terkait dengan satu isu bawaan mereka yakni menolak adanya kebangkitan PKI di Indonesia, Kiyai Maruf menilai hal itu pun juga tidak perlu digelar demonstrasi. Ulama asal Banten yang juga Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia tersebut mengatakan, justru seluruh masyarakat dan stakeholder bangsa Indonesia bisa bersatu padu untuk menangkal adanya kemunculan kelompok termasuk laten komunisnya itu muncul lagi.

“Masyarakat dan pemerintah harus bekerja sama mengantisipasi agar paham (komunis) itu tidak hidup kembali,” pungkasnya.