Beranda Headline Harap Pemilu Jurdil Tanpa Kecurangan, FUI Kerahkan 20.000 Jamaah Aksi di KPU

Harap Pemilu Jurdil Tanpa Kecurangan, FUI Kerahkan 20.000 Jamaah Aksi di KPU

272 views
Sekjen FUI, Muhammad Al Khaththath bacakan isi konferensi pers Aksi Apel Siaga 313 dan Launching Subuh Akbar Indonesia (SAI) di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) KH Muhammad Al Khaththath menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar aksi Apel Siaga Ummat 313 yang akan digelar di depan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Aksi tersebut disampaikannya adalah bagian dari kelanjutan aksi Apel Siaga Umat yang digelar beberapa waktu yang lalu.

Dan tujuan utama yang akan dilakukan dalam aksi itu masih juga tetap sama, yakni mendesak agar seluruh penyelenggara pemilu dan aparat kemanan baik TNI dan Polri dapat bersikap netral dalam menyikapi Pemilu 2019 ini.

“Jadi ini kelanjutan iya, soal ketidak puasan ya bukan itu. Tapi tujuan kita agar menjaga bagaimana penyelenggara dan pengawas serta aparat keamanan semuanya menjalankan Pemilu dengan jujur, adil dan tanpa kecurangan,” kata Al Khaththath dalam konferensi persnya di aula Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2019).

Dalam aksinya nanti, Al Khaththath menyampaikan bahwa bertemu dengan komisioner KPU sangat perlu, pun jika tidak ditemui pun ia tak mempermasalahkannya.

Karena baginya, aksi yang akan digelar dengan menggabungkan beberapa ormas seperti FPI, GNPF Ulama, PA 212 dan beberapa ormas Islam lainnya adalah menyerukan sesuatu yang dapat dipahami semua pihak, bahwa pemilu harus berjalan dengan jujur, adil, langsung, bebas dan rahasia serta tanpa ada kecurangan.

“Kalau gak ada yang terima dari KPU, ya karena tujuan kita apel siaga. Seruan moral imbauan moral baik penyelenggara, pengawas pemilu dan aparat keamanan berkomitmen menjalankan pemilu jurdil tanpa kecurangan,” tegasnya.

Selain itu, Al Khaththath menyampaikan bahwa dalam aksinya nanti, akan dimulai dengan sholat subuh berjamaah di Masjid Agung Sunda Kelapa Manteng sebagai titik kumpul aksi.

Kemudian mereka dijadwalkan akan mulai bergerak ke depan KPU pukul 07.00 WIB, Minggu (31/3) dengan cara long march.

“Aksi di KPU subuh dulu di Masjid Sunda Kelapa dan kita mulai gerak jam 7 pagi sambil nunggu ummat,” papar Al Khaththath.

Setidaknya, rencananya jamaah yang akan ikut terlibat sebanyak 20.000 orang. Dan pengawalan seperti ini akan digelar terus sampai tanggal 17 April sembari menggalakkan sholat subuh berjamaah.

“Perkiraan 20.000 massa (ikut aksi). Dan kita akan kawal sampai 17 April. Makanya itu kami maksud ada launching Subuh Akbar Indonesia (SAI),” terangnya.

(**)