Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Habib Muhammad Rizieq bin Shihab memberikan kesaksian pertama dalam kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan oleh terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di ruang Auditorium Kementerian Pertanian, yang digelar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (28/2/2017).

Menurut Habib Rizieq, Ahok sudah gamblang melakukan penodaan terhadap agama yakni terkait dengan surat Al Maidah ayat 51. Kalimat “dibohongi” yang terucap dari mulut Ahok ini yang dianggap sebagai penodaan agama.

“Kalimat ‘dibohongi pakai surat Al Maidah 51’ sehingga saya garis bawahi pertama, siapa yang dibohongi, tentu adalah orang Islam yang hadir mendengarkan pidato terdakwa,” kata Habib Rizieq dalam kesaksiannya hari ini.

Selanjutnya, makna dibohongi menggunakan Surat Al Maidah ayat 51 yang dialamatkan kepada warga juga sudah menuhi unsur penodaan agama. Karena dalam kalimat yang disampaikan Ahok, ada unsur jika Al Maidah ayat 51 lah yang digunakan sebagai alat kebohongan, sementara ayat Al Quran itu adalah kalimat suci.

“Tentu maksudnya kalau ditanya dibohongi pakai Surat Al Maidah ayat 51 berarti Surat Al Maidah di sini dijadikan alat kebohongan. Tidak hanya (sebagai) alat kebohongan (saja), tapi sumber kebohongan,” ujarnya.