Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Jakarta – Institut Pertanian Bogor (IPB) akan menindak secara tegas sejumlah dosen yang telah kecantol dengan kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), jika mereka melakukan tindakan radikal di lingkungan kampus tersebut.

Pernyataan tegas semacam ini disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Kajian Strategis IPB, Hermanto Siregar, saat diminta keterangannya mengenai dosen yang terlibat HTI di lembaganya.

Hermanto menuturkan bahwa dari pemantauan pihaknya, ditemukan enam dosen yang bergabung dengan kelompok terlarang pengusung khilafah tersebut.

Lebih lanjut, Hermanto juga mengatakan kalau terhadap keenam staf tersebut akan dilakukan pembinaan dan selalu dipantau.

“Jika melakukan tindakan radikal akan kita tidak tegas,” kata Hermanto saat ditemui wartawan di gedung Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Jakarta, Rabu (26/7).

Namun, Hermanto tidak merinci lebih jauh tentang identitas keenam staf tersebut.

Untuk membentengi mahasiswa IPB dari kelompok HTI yang sudah dibubarkan pemerintah dan juga kelompok-kelompok lain yang anti Pancasila, lanjut Hermanto, para mahasiswa baru diwajibkan untuk tinggal di asrama.

“Semua mahasiswa baru kita wajibkan masuk asrama. Di sana kita bina sehingga mereka terfilter dari paham-paham radikal, agama yang radikal, juga termasuk LBGT. Mahasiswa betul-betul clear,” kata Hermanto.