Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Ketua pelaksana kegiatan Kongres Nasional Alumni 212, Ustadz Bernard Abdul Jabbar mengatakan bahwa pihaknya sudah siap untuk menggelar agenda tersebut.

Ia mengatakan kegiatan yang hanya akan dihadiri oleh 500 undangan dari para tokoh agama dan simpul ormas tersebut nantinya akan digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

“Agenda digelar di Asrama Haji Pondok Gede pada tanggal 30 November sampai 1 Desember 2017 pukul 19.30 WIB,” kata Ustadz Bernard dalam konferensi persnya yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/11/2017).

Seluruh tamu undangan yang berasal dari seluruh Indonesia khususnya Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan Jabodetabek tersebut nantinya juga akan mengambil kesepakatan dalam Kongres. Ustadz Bernard memberikan catatan bahwa pembahasan tentunya berkaitan dengan persoalan bangsa saat ini.

“Kongres Alumni 212 ini kita gelar sebagai bentuk kepedulian kita terhadap berbagai persoalan bangsa Indonesia saat ini,” terangnya.

Usai menggelar Kongres, pada Jumat malam akan langsung dilanjutkan untuk menghadiri acara sholat subuh berjamaah yang dilanjut dengan kegiatan Maulid Agung dan Reuni Akbar 212 di Monas.
“Tanggal 2 (Desember) langsung bergerak ke Monas untuk Maulid Nabi dan Reuni Akbar di Monas,” tambahnya.

Materi Pembahasan di Kongres Alumni 212 :

Sekretaris Steering Committe (SC) Kongres Alumni 212, Aminuddin menjelaskan bebarapa materi yang akan dibahas dalam Kongres Alumni 212 tersebut, diantaranya adalah persoalan pertahanan negara.

“Akan ada penyampaian ide dan gagasan tentang pertahanan nasional oleh pensiunan TNI. Akan ada Joko Santoso, Aditya Warman, Kivlan Zen. Ada pengamat militer dan pengamat geopolitik nasional,” kata Aminuddin dalam kesempatan yang sama.

Kemudian pada hari Jumat tanggal (1/12/2017), para peserta Kongres akan membahas berbagai persoalan lainnya, yakni persoalan ekonomi kebangsaan dan ekonomi syariah.

Dalam materi ini, narasumber yang diundang untuk hadir nantinya akan membahas mengapa sektor perekonomian umat Islam saat ini masih terbilang minoritas. Padahal segara geo-sosial umat Islam di Indonesia adalah umat mayoritas.

“Untuk bahas sesi ekonomi ini, kami sudah undang beberapa diantaranya adalah; Pak Ihsanuddin Noersy, Pak Rizal Ramli dan ada Pak Fuad Bawazier. Insya Allah salah satu dari tiga orang ini akan bahas ekonomi,” terangnya.

Kemudian untuk sesi politik, Presidium Alumni 212 sudah undang pakar hukum Yusril Ihza Mahendra, dan untuk sesi isu nasionalnya rencananya akan diisi oleh Siti Zuhro atau Rachmawati Soekarnoputri.

Usai sholat Jumat berjamaah, para peserta Kongres Alumni 212 akan membacakan maklumat kebangsaan dan keputusan-keputusan hasil Kongres tersebut.

“Sorenya ada pembacaan maklumat kebangsaan dan keputusan-keputusan Kongres,” ujar Aminuddin.

Lebih lanjut, Aminuddin juga menjelaskan selain materi-materi pokok itu, dalam Kongres juga akan membahas persoalan hukum Habib Rizieq bin Shihab, Buni Yani, kasus Viktor Laiskodat dan beberapa kasus hukum lainnya. (ibn)