Slamet Maarif
Ketum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif. [foto : Redaksikota.com]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Ustadz Slamet Maarif mengatakan bahwa pertemuan yang digelar antara Tim 11 Alumni 212 dengan Presiden Joko Widodo berlangsung dengan penuh keakraban. Bahkan saat pihaknya menceritakan berbagai persoalan tentang kasus kriminalisasi ulama, Presiden Joko Widodo sangat menyimak dengan baik.

“Pertemuan kami Tim 11 Alumni 212 dengan Pak Jokowi sangat baik, beliau bahkan mendengarkan dengan baik dan fokus saat kami ceritakan fakta-fakta tentang kasus kriminalisasi ulama dan aktivis 212,” kata Slamet Maarif ketika ditemui di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (25/4/2018).

Ia mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo merupakan bagian dari Alumni 212. Hal ini lantaran orang nomor satu di Republik Indonesia tersebut juga hadir dalam agenda Aksi Bela Islam 212 di Monas tahun lalu, ketika jutaan umat Islam menuntut agar Basuki Tjahaja Purnama dipenjara karena kasus penistaan agama.

Baginya, siapapun yang hadir dalam Aksi Bela Islam 212 adalah Alumni 212. “Kan beliau hadir di Aksi 212, jadi beliau adalah Alumni 212. Cuman Pak Jokowi adalah Alumni 212 yang paling sulut ditemui,” tuturnya. (ibn)