Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – The Human Right Monitor (Imparsial) menilai bahwa, sistem hukuman mati sangat berbahaya dan sangat rentan. Pasalnya, dalam proses penegakan hukum yang berjalan selama ini masih memiliki banyak persoalan.

“Masih banyak kasus salah penghukuman dan kekeliruan dalam proses penegakan hukum, ini kerawanan sistem eksekusi mati di dalam sistem peradilan yang buruk,” kata Direktur Imparsial, Al-Araf saat menggelar konferensi pers di Jakarta pada Minggu (24/7/2016).

Selain itu, Al Araf juga menambahkan bahwa sistem hukuman mati yang diberlakukan di Indonesia tidak efektif, kerena tidak menimbulkan efek jera dan angka kriminalitas justru tetap meningkat.

“Dengan hukuman mati tidak bisa mengurangi angka kejahatan, justru malah semakin naik angka kejahatan. Artinya, hukuman mati tidak memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan,” tambahnya .

Oleh karenanya, Imparsial meminta kepada pemerintah untuk menghapus hukuman mati di Indonesia, mengingat saat ini rancangan perubahan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur tentang pidana mati masih dalam proses pembahasan di DPR RI.

RAHADIAN