Slamet Maarif
Ketum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif. [foto : Redaksikota.com]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Ketua Umum DPP Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif berbeda sikap dengan Prabowo Subianto terkait pemindahan kedubes Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem. Dia menegaskan pihaknya selalu mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

“Kami menyayangkan dan akan mengecam jika benar rencana Australia memindahkan kedubesnya,” kata Slamet kepada wartawan.

Namun Slamet belum berkomentar lebih jauh terkait sikap Prabowo yang berbeda dengan kelompoknya. Diketahui, Slamet Ma’arif juga merupakan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Saya akan konfirmasi dulu dengan Pak Prabowo tentang berita itu,” kata Slamet.

Perlu diketahui bahwa Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut Indonesia harus menghormati keputusan Australia yang berencana memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari Tel Aviv Ke Yerusalem.

Sebab menurut Prabowo Australia memiliki hak memutuskan kehendaknya sebagai negara merdeka yang berdaulat.

“Aussie merupakan negara independen dan berdaulat, maka kita harus hargai keputusan mereka,” kata Prabowo saat menghadiri kegiatan Indonesia Economic Forum di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu (21/11).

(rel)