[foto : instagram/wildanwahyun]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, bahwa pihaknya tengah memanggil dua orang Mahasiswa yakni Panji Laksono dan koordinator pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Wildan Wahyu Nugroho. Bahkan keduanya saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Pemanggilan kedua orang aktivis Mahasiswa tersebut berkaitan dengan pengembangan kasus kerusuhan yang terjadi, ketika ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jumat (20/10/2017) lalu.

“Iya, kalau ada pemanggilan keduanya sebagai tersangka, berarti ada pengembangan dari yang sebelumnya sudah ditetapkan (sebagai tersangka),” kata Kombes Pol Argo kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/10/2017).

Penetapan tersangka terhadap Panji Laksono yang merupakan Presiden Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (KM) IPB tahun 2017, dan Wildan yang juga sebagai Presiden BEM Universitas Sebelas Maret (UNS) 2017, adalah lantaran keduanya diduga telah melakukan tindakan provokatif dalam aksi tersebut.

“Mereka diduga memprovokasi, pelakukan pengeroyokan terhadap orang atau barang dan atau melawan perintah petugas,” terang Argo.

Sementara tuntutan hukum yang dialamatkan kepada kedua orang Mahasiswa tersebut, Polisi menyangkakan keduanya telah melanggar Pasal 160, 170 juncto Pasal 216 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Perlu diketahui, jika Wildan Maupun Panji bukanlah termasuk dalam 14 orang Mahasiswa yang diamankan di Polda Metro Jaya ketika aksi unjuk rasa Mahasiswa tersebut digelar sampai tengah malam itu.

Namun 14 orang yang berhasil dibawa oleh polisi kini seluruhnya sudah menyandang status tersangka.