Beranda Headline Hendropriyono Dukung Status Menteri ESDM Arcandra Tahar Dikembalikan

Hendropriyono Dukung Status Menteri ESDM Arcandra Tahar Dikembalikan

278 views
Archandra Tahar. [*istimewa]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Arcandra Tahar sempat didepak dari statusnya sebagai Menteri ESDM di Kabinet Kerja Jilid II lantaran double status kewarganegaraanya, yakni WNA USA dan WNI. Namun persoalan administrasi Arcandra pun kini sudah tuntas dan status kewarganegaraannya sudah menjadi WNI.

Hal ini pun disampaikan oleh AM Hendropriyono. Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut mengatakan jika persoalan administrasi dwi kewarganegaraan Arcandra Tahar sudah tuntas.

“Dalam tahap perencanaan, persoalan dwi kewarganegaraan Arcandra Tahar telah selesai pada 1 September 2016,” kata Hendropriyono dalam kicauannya di Twitter, Kamis (22/9/2016).

Dengan kembalinya status WNI terhadap Arcandra Tahar, Hendropriyono pun menilai tidak ada alasan Presiden Joko Widodo kembali menarik mantan Presiden Petroneering di Amerika Serikat tersebut untuk menduduki kursi Menteri ESDM, yang memang sampai saat ini masih kosong dan dikendalikan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM.

“Kini administrasi Presiden RI sdh masuk ke tahap pelaksanaan atas kebijakan Presiden RI untuk menempatkan kembali Arcandra Tahar sbg Menteri ESDM,” sambungnya.

Ia berharap tidak ada pihak yang terlalu mempersoalkan jika Arcandra Tahar menjabat lagi sebagai Menteri ESDM. Apalagi para Menteri maupun staf Kepresidenan yang memberikan pertimbangan-pertimbangan nyeleneh terkait Arcandra.

“Kita berharap jgn sampai para Menteri terkait itu khilaf dgn sampaikan lagi pertimbangan2 staf spt pd tahap awal yg telah lama lewat. Kalau hal ini terjadi, siapa pun Presiden nya pasti akan menjadi bingung,” tandasnya.

Ia juga menilai jika bisikan-bisikan staf Presiden yang tidak beres akan menjadi pemicu dan bom waktu bagi Presiden sendiri sebagai Kepala Negara. Bahkan salah langkah pun bisa berakibat munculnya gelombang protes rakyat yang sangat besar.

“Produk Staf yg menakut-nakuti Presiden seolah2 akan terjadi gelombang protes rakyat yg mahadahsyat,” tukasnya.

Lebih lanjut, Hendropriyono pun menegaskan jika pilihan untuk menempatkan Arcandra Tahar sebagai Menteri ESDM kembali adalah tindakan yang tepat.

[mib]