Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Jakarta – Bupati Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur (NTT) Willybrodus Lay diminta berbesar hati meletakkan jabatannya, hal ini dikarenakan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Belu itu dinilai tak mampu realisasikan janji-janjinya saat momentum kampanye beberapa tahun silam.

 

Hal tersebut disampaikan Koordinator Perjuangan Mahasiswa Belu (KPMB) Yohanes Debrito saat kegiatan menelisik kinerja Bupati Belu Willy Lay selama memimpin Kabupaten yang berdekatan dengan perbatasan tersebut.

 

 

“Kalau dari sudut pandang kami sebagai mahasiswa melihat Willy Lay ini sudah gagal. Karena janji kampanye tidak dipenuhi sampai detik ini, contohnya janji untuk aspal jalan terus mau dibuat got (semacam saluran air) di Rt10/Rw03 di Kuneru tidak terealisasi juga sampek sekarang,” kata Rito, di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/8/2018).

 

 

Tak hanya demikian, KPMB pun mempertanyakan hal apa saja yang telah di buat Will Lay selama memimpin Kabupaten Belu. Mengingat saat ini kemiskinan masih meraja lela dan pengangguran terus berkembang biak di Belu.

 

 

Padahal Kabupaten tersebut dapat di katakan sebagai wajah terdepan Bangsa Indonesia lantaran berbatasan langsung dengan negara tetangga Timor Leste.

 

 

“Banyak orang yang mengeluh hidup susah dan tidak ada lapangan kerja. Padahal pemimpin itu meskinya  membuat terobosan,” tuturnya.

 

 

 

Rito menambahkan dalam waktu dekat pihaknya bakal menggelar aksi unjuk rasa di DPP Partai Demokrat guna mendesak Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

 

mengevaluasi hal apa saja yang telah dilakukan oleh Willy Lay bagi Rakyat Belu selama menjabat Bupati.

 

 

“Kami akan datangi Gedung Partai Demokrat untuk minta SBY evaluasi Will Lay. Bila perlu kita tidur bangun depan Kantor DPP Demokrat sampai aspirasi kita didengar, karena dia kan kader Partai Demokrat,” tutupnya.