Beranda News Nasional Amien Rais Mau Jewer Haedar Nashir, IMM Protes

Amien Rais Mau Jewer Haedar Nashir, IMM Protes

WIB
249 views
| Estimasi Baca: 2 minutes

JAKARTA, Redaksikota.com – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menilai statemen eks Ketum Muhammadiyah Amien Rais yang berseloroh akan menjewer Ketum PP Muhammadiyah aktif KH Haedar Nashir adalah sikap yang bertentangan dengan marwah salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia itu.

“Pernyataan yang dikeluarkan oleh Pak Amien bertentangan dengan semangat khittah yang sudah dipernah digagas dalam muktamar Muhammadiyah tahun 1971 di Makassar yang menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak terikat dengan partai politik apapun, dan menjaga jarak yang sama dengan semua partai politik,” kata Ketum DPP IMM, Najih Prastiyo dalam keterangannya, Rabu (21/11/2018).

Baginya secara kelembagaan, Muhammadiyah tidak ada urusan apapun tentang dukung mendukung sikap politik, baik ke Jokowi-Maruf maupun Prabowo-Sandi.

“Sepemahaman kami, di dalam khittah Muhammadiyah, tidak ada anjuran Muhammadiyah harus melakukan penyeragaman pilihan politik dalam perhelatan pilpres. Sebab, jika sampai fatwa dikeluarkan, dikhawatirkan Muhammadiyah akan terseret ke dalam pusaran politik praktis yang kontraproduktif bagi Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah,” tegasnya.

Maka sebagai eks Ketum PP Muhammadiyah, Amien Rais dianggap tidak pantas memaksakan organisasi terjerembab dalam jeratan politik praktis, apalagi sampai membuat publik memberikan label Muhammadiyah sebagai tim sukses Capres-Cawapres tertentu 

“Bila dukung-mendukung dilakukan lalu apa bedanya Muhammadiyah dengan tim sukses ataupun parpol pendukung calon presiden?,” imbuhnya.

Maka dari itu, Najih menegaskan bahwa DPP IMM akan berada di belakang Haedar Nashir jika sampai Amien Rais benar-benar mau menjewer ketum PP Muhammadiyah aktif itu.

“DPP IMM mendukung sikap ayahanda Ketua Umum PP Muhammadiyah yang menjaga netralitas Muhammadiyah dan  tetap berada di tengah sebagai ummatan wasathon (tengahan), yaitu dengan tidak memberi dukungan kepada salah satu capres,” ujarnya.

“Siapa  pun yang akan terpilih menjadi presiden, kami yakin Muhammadiyah tetap akan menjadi mitra kritis pemerintah,” tutup Najih.

Perlu diketahui bahwa Amien Rais mendesak Muhammadiyah bersikap di Pilpres 2019. 

Bahkan secara khusus, Amien menyampaikan ‘ancamannya’ akan ‘menjewer’ Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir bila kader dipersilakan menentukan pilihannya sendiri.  

Pernyataan ini disampaikan mantan Ketum PP Muhammadiyah tersebut saat Tabligh Akbar dan Resepsi Milad ke-106 Masehi Muhammadiyah di Islamic Center Surabaya, Selasa (21/11/2018).   
“Di tahun politik, tidak boleh seorang Haedar Nashir memilih menyerahkan ke kader untuk menentukan sikapnya di Pilpres. Kalau sampai seperti itu akan saya jewer,” kata Amien seperti dilansir Antara.

(red)