saleh partaonan daulay
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay masih meyakini bahwa pertemuan antara anak kandung SBY, Agus Hartimurti Yudhoyono (AHY) dengan Sandiaga Salahuddin Uno hanya sebatas penjajalan lintas partai semata.

“Mungkin sekedar penjajakan. Biasa saja. Soal apakah akan resmi berkoalisi saya kira belum lah. Demokrat kemungkinan masih melihat dinamika yang ada,” kata Saleh kepada wartawan, Sabtu (19/5/2018).

Pun demikian, ia memandang sejauh ini pula poros yang akan bertarung dalam Pilpres 2019 mendatang masih terbuka untuk dua kubu saja. Hal ini lantaran sampai saat ini belum ada sikap yang jelas dari seluruh partai yang ada untuk membentuk poros alternatif alias poros ke tiga.

Saleh menegaskan posor ke tiga masih berkutat di kalangan para pengamat saja, belum sampai ke ranah sikap politik para parpol yang ada, apalagi politik masih terlalu cair untuk disimpulkan.

“Sejauh ini, wacana itu belum beranjak menjadi sebuah gerakan lintas partai. Poros ketiga kelihatannya masih berhenti pada perhitungan para pengamat,” tuturnya.

Hanya saja jika sampai benar Partai Demokrat yang diwakili AHY dengan Gerindra yang diwakili Sandiaga Uno tersebut bisa membuat dua partai berkoalisi, maka potensi partai yang dipimpina oleh SBY tersebut akan memperjelas sikapnya sebagai partai oposisi. Hanya saja ia masih memiliki pesimistis dilihat dari sejarahnya partai berlambang mersi itu.

“Kalau Demokrat berkoalisi dengan Prabowo, tentu mereka bisa menjadi oposisi juga. Tetapi sejauh ini, Demokrat belum memiliki pengalaman menjadi oposisi. Demokrat lebih sering tampil sebagai kekuatan penyeimbang,” terangnya.