Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Polemik tentang kelanjutan proyek reklamasi Pulau G di teluk Jakarta mendesak Andi Akmal Pasluddin angkat bicara. Anggota Komisi IV DPR RI ini mendesak agar Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan membuka secara gamblang hasil kajian versi dirinya tentang proyek reklamasi tersebut.

“Kami meminta kepada Menko Kemaritiman dan Gubernur DKI untuk mengumumkan hasil kajian dari berbagai lembaga, terkait dengan kelayakan pelaksanaan reklamasi Teluk Jakarta,” kata Akmal dalam siaran tertulisnya, Senin (19/9/2016).

Penjabaran hasil kajian tersebut dikatakan Akmal agar adanya akuntabilitas dari pihak pemerintah, sehingga publik pun bisa menilai urgensi dan pentingnya kelanjutan reklamasi dan proyek Pulau G tersebut.

“Agar masyarakat dapat menilai kajian reklamasi tersebut,” sambungnya.

Terlebih lagi, proyek yang dijalankan oleh PT Muara Wisesa tersebut sempat dihentikan oleh Menko Kemaritiman Kabinet Kerja Jilid 1, Rizal Ramli, dan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Beberapa alasan diberhentikannya proyek tersebut adalah terkait dampak lingkungan, nasib biota laut, hingga adanya pipa PLN dan pipa gas bawah laut.

Putusan pemberhentian proyek tersebut pun sampai menuai hasil putusan moratorium dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Putusan tersebut didasari oleh gugatan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) atas Pergub Tahun 2004 tentang izin pelaksanaan reklamasi Pulau G. Bahkan statusnya tersebut belum dicabut sampai sekarang. [ant]