La Ode Ida
La Ode Ida. [foto : infojambi]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Kasus yang menimpa Ketua DPD RI, Irman Gusman ikut menjadi perhatian dari La Ode Ida. Saat ditemui di Gedung DPR, mantan wakil ketua DPD RI ini menyatakan, bahwa kasus yang menimpa Irman sangat mencoreng DPD sebagai lembaga negara.

“DPD sekarang harus berjuang keras lagi menyakinkan publik, melakukan koreksi sistem kelembagaan kita, dan DPD harus dijadikan sebagai lembaga apa, sehingga, orang-orang yang duduk di dalamnya tidak bermain secara liar,” jelas La Ode kepada wartawan di Gedung DPR, Senin (19/9/2016).

La Ode Ida menuturkan, dengan kejadian yang menimpa ketua DPD Irman Gusman tersebut, tentu sangat mencoreng lembaga ini. La Ode pun mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lebih transparan selebar-lebarnya terhadap kasus tersebut.

“Saya berharap agar KPK membuka secara jelas dan transparan kasus ini, bagaimana sebenarnya konstruksi atau duduk persoalan, sampai Pak Irman ditangkap oleh KPK,” jelasnya.

La Ode menandaskan, selama 10 tahun menjabat sebagai anggota DPD RI, Ia pernah mendirikan posko mafia anggaran, dan tersebut sangat disorot oleh anggota DPD lainnya.

Ketika ditanya, dengan tertangkapnya Ketua DPD oleh KPK, apakah bisa langsung dilakukan pemecatan atau tidak. La Ode pun menilai keputusan tersebut agar tidak diambil secara prematur.

“Jangan dulu terburu-buru untuk memberhentikan pak Irman, karena pak Irman masih mempunyai hak melalui pra peradilan, dan kalau itu dianggap gratifikasi. Tetapi yang jelas, DPD jangan terburu-buru untuk memberhentikan Pak Irman, itu sangat ceroboh,” tandasnya. [ike]