Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota.com – Badan Eksekuif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Dalam aksinya, mereka bermaksud untuk bertemu dengan Ketua Komisioner KPU agar dapat meminta langsung yakni memfasilitasi agenda debat Capres-Cawapres ke lima nanti diselenggarakan di kampus.

“Kami meminta agar KPU untuk menyelenggarakan debat capres dan cawapres di kampus, dan capres dan cawapres bersedia untuk mengikuti debat kandidat yang dilaksanakan oleh mahasiswa,” kata Koordinator Media BEM SI, Cahya Muhammad di Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Dalam penyelenggaraan debat di lingkungan kampus, Cahya berharap dapat meningkatkan partisipasi pemilih khususnya untuk kalangan Mahasiswa dalam Pilpres 2019.

Apalagi jika dalam debat tersebut, capres dan cawapres yang tampil mampu meyakinkan kepada publik jika mereka komitmen untuk menyelesaikan masalah rakyat secara substansial.

“Capres dan cawapres berkomitmen dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Dalam aksi yang digelarnya itu, cuaca juga tampak hujan, namun kondisi cuaca tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk menyampaikan aspirasi dan berusaha bertemu dengan Komisioner KPU RI.

Kemudian upaya tersebut pun sempat diterima oleh pihak KPU, namun sayangnya perwakilan massa aksi yang berusaha untuk beraudiensi gagal bertemu dengan Komisioner KPU dan hanya diterima oleh staf saja.

Namun demikian Koordinator Pusat BEM SI, Fajar Agung Pangestu mendapatkan surat kesepakatan dari pihak KPU bahwa mereka akan diupayakan untuk difasilitasi bertemu langsung dengan pimpinan.

Dengan membawa surat kesepakatan bermaterai itu, Mahasiswa dari Universitas Lampung pun menemui massa aksi dan menyampaikan hasil pertemuan itu.

“KPU RI siap memfasilitasi mahasiswa untuk audiensi langsung dengan Ketua KPU RI,” terang Fajar.

Hanya saja jika sampai pertemuan itu tidak terjadi, ia berjanji akan mendatangkan massa BEM SI jauh lebih banyak lagi untuk berunjukrasa di depan KPU.

“Kami menyatakan dengan tegas bahwa jika pertemuan dengan Ketua KPU RI kembali tidak ditindaklanjuti maka kami akan datang kembali dengan massa yang jauh lebih banyak,” tutupnya. []