Rizieq Shihab
Habib Muhammad Rizieq bin Shihab.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Kuasa hukum Habib Muhammad Rizieq bin Shihab, Sugito Atmo Prawiro menegskan bahwa ada kemungkinan besar kliennya itu akan pulang ke Indonesia tanggal 22 September tahun ini, seperti yang sempat dijanjikan sebelumnya.

Kepada wartawan, Sugito menyatakan bahwa ada kendala yang sifatnya rahasia yang menjadi kendala mengapa Imam Besar ormas Front Pembela Islam (FPI) tersebut menunda kepulangannya ke Indonesia.

“Kayaknya ada kendala, yang jelas tanggal 22 (September) itu masih ter-pending,” kata Sugito kepada wartawan dikutip dari Detikcom, Jumat (15/9/2017).

Bahkan terkait kendala itu, Sugito yang juga merupakan tim advokat FPI tersebut mengatakan tak bisa mendapatkan akses informasi tersebut. Bahkan ia mengatakan detail kendala tersebut hanya Habib Rizieq saja yang tahu.

“Nggak tahu juga (kendala apa). Mungkin ada hal yang sifatnya strategis, tapi tidak didiskusikan dengan kami,” ujarnya.

Minta SP3?
Terkait dengan kasus dugaan chat mesum antara kliennya dengan Firza Husein, Sugito menyatakan hal ini sudah dilakukan pemeriksaan secara langsung oleh aparat kepolisian Indonesia kepada Habib Rizieq di Arab Saudi beberapa waktu yang lalu. Bahkan pemeriksana tersebut juga sudah dimasukkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Untuk itu, Sugito menyarankan agar kepolisian mempelajari terlebih dahulu secara detail dan mendalam hasil BAP tersebut.

“Kan sudah di-BAP, alangkah baiknya polisi pelajari dengan baik, disikapi secara hukum,” lanjutnya.

Selain itu, Sugito menyatakan masih terus mengupayakan agar kasus yang dialamatkan kepada Habib Rizieq bisa dihentikan oleh kepolisian, dan diberlakukan status SP3 alias penghentian penyidikan perkara.

“Kami kan sudah ajukan SP3 itu, tapi belum ada jawaban. Kami mengharapkan perkara ini tidak dilanjutkan lagi dan diterbitkan SP3,” tuturnya.

Namun ia meyakini jika kepolisian benar-benar menghentikan SP3 tersebut, maka ada kemungkinan besar kliennya itu akan sangat cepat untuk kembali ke Indonesia.