Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Dewan Pembina Partai Golkar telah menyatakan bahwa mereka mendukung penetapan Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua DPR yang baru. Bahkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto juga akan mengumumkan penunjukannya terhadap Bamsoet sebagai pengganti Setya Novanto di kursi parlemen pusat.

SLantas bagaimana status Bambang Soesatyo di barisan Pansus Angket KPK. Ternyata Golkar juga telah menarik Ketua Komisi III DPR RI tersebut dari keanggotaan di Panitia Khusus Hak Angket KPK.

Hal ini disampaikan oleh Fraksi Partai Golkar DPR lewat undangan yang disampaikan ke awak media, Senin (15/1/2018) dini hari. Pengumuman akan digelar di Gedung DPR pada pukul 08.00 WIB pagi nanti.

“Konferensi pers Ketua Umum DPP Partai Golkar terkait penunjukan Bapak Bambbang Soessatyo menjadi Ketua DPR RI sekaligus penarikan dari Anggota Pansus Angket KPK,” demikian bunyi petikan undangan dari Pimpinan Fraksi Partai Golkar kepada awak media via pesan singkat.

Sebagaimana diketahui, Pansus ini dianggap bertendensi melemahkan KPK. Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto telah meminta Fraksi Golkar di DPR untuk segera mengakhiri Pansus Angket KPK. “Salah satu yang menjadi target adalah terkait dengan pansus KPK untuk segera diselesaikan. Tentu pada posisi ini karena sudah tiga kali masa sidang maka ini sudah harus segera mengambil kesimpulan,” kata Airlangga usai pimpin rapat Fraksi Golkar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/1) lampau.

Tadi, yakni Sabtu (14/1) malam, Ical juga bicara soal penghentian Pansus KPK. Bila Pansus KPK dibubarkan, maka tak ada lagi yang menyoal keterlibatan Bamsoet di Pansus itu.

“Ya kenapa? Kalo Pansusnya diberhentikan kan nggak ada keterlibatan lagi,” kata Ical di Bakrie Tower usai rapat soal penunjukan terhadap Bamsoet sebagai Ketua DPR.