Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Ketua Departemen Infokom dan Media Konfederasi Serikat Pekerkja Indonesia (KSPI), Kahar S. Cahyono mengatakan bahwa pihaknya akan menggelar agenda aksi unjuka rasa bersama hari Rabu (16/8/2017) mendatang. Dalam aksinya itu, Kahar mengatakan bahwa pihaknya bertujuan untuk menyikapi persoalan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas.

“Dengan Perppu ini, Pemerintah dengan sangat mudah bisa menggunakan Perppu Ormas untuk ‘membubarkan’ organisasi masa yang dianggap mengancam pemerintahan tanpa harus melalui pengadilan,” kata Kahar dalam keterangannya, Senin (14/8/2017).

Bagi Kahar, KSPI sebagai organisasi buruh yang sangat kritis terkait berbagai kebijakan pemerintah khususnya yang berkaitan dengan nasib rakyat Indonesia dan kaum buruh, Perppu tersebut juga bisa menjadi ancaman serius.

“Gerakan buruh yang sering melakukan aksi demonstrasi, merasa terancam dan menjadi korban Perppu Ormas ini. Meskipun aksi-aksi buruh sering kali ditujukan untuk menuntut keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang juga merupakan bentuk dari pengamalan terhadap nilai-nilai Pancasila itu sendiri,” tukasnya.

Terkait dengan recana Aksi Bersama Cabut Perppu Ormas itu, Kahar mengatakan bahwa akan ada beberapa elemen yang bakal tergabung. Namun sebelum aksi, besok yakni hari Selasa (15/8/2017) mereka akan menggelar konferensi pers terlebih dahulu. Tepatnya di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta pukul 10.30 WIB.

“Aksi Bersama Cabut Perppu Ormas yang terdiri dari KSPI, KPBI, GSBI, FSPASI, FSUI, FPR, YLBHI, Imparsial, dll, dengan melakukan aksi unjuk rasa yang akan dilakukan pada tanggal 16 Agustus 2017 di Gedung DPR RI,” imbuhnya.