Beranda News Nasional Partai Demokrat Tak Wajibkan Kadernya Pilih Prabowo-Sandi

Partai Demokrat Tak Wajibkan Kadernya Pilih Prabowo-Sandi

WIB
146 views
| Estimasi Baca: 1 menit
Ibas
Edhie Baskoro Yudhoyono. [istimewa]

Redaksikota.com – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro (Ibas) Yudhoyono menegaskan bahwa partainya tidak mewajibkan kadernya untuk memilih Capres-Cawapres tertentu, termasuk juga harus memiliki Prabowo dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019 nanti.

Menurutnya, setiap kadernya memiliki hak untuk menentukan sikap politiknya, apalagi tidak semua wilayah juga memiliki kultur dan semangat yang sama untuk memenangkan capres-cawapres baik Prabowo-Sandi maupun Jokowi-Maruf.

“Kita sudah sangat mengetahui survei internal Partai Demokrat menyatakan memang mayoritas memilih Pak Prabowo, tetapi ada juga yang sesuai dengan kultur wilayah setempat itu memilih Pak Jokowi,” kata Ibas di Jakarta Selatan, Minggu (11/11/2018).

Meskipun secara kepartaian, Demokrat merupakan bagian dari Koalisi yang memenangkan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019 nanti. Hanya saja ketika ada kadernya yang bersikap mendukung Jokowi-Maruf, Ibas menegaskan partainya tidak akan memerikan hukuman alias punishment.

Ditambahkan lagi oleh putra bungsu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut, bahwa partainya saat ini lebih memfokuskan bagaiman menjaring suara lebih banyak untuk Pileg 2019.

“Demokrat first. Pertama kali kita juga berharap Demokrat ada tetap di parlemen. Setelah itu kita lihat nanti, Januari, Februari perkembangannya seperti apa. Silakan media juga bertanya kepada partai-partai lain pasti strateginya beda-beda,” tegasnya.

(red)