t
Beranda News Nasional Mahar Politik Rusak Demokrasi

Mahar Politik Rusak Demokrasi

WIB
280 views
| Estimasi Baca: 1 menit
Febri Diansyah
Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah. [istimewa]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan bahwa dalam menjalankan proses demokrasi, integritas dan sikap anti terhadap suap maupun korupsi harus dijaga dengan baik oleh siapapun.

“Proses pilkada ini adalah proses demokrasi ini harus dijalankan integritas dan anti korupsi,” kata Febri di Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Namun jika dalam proses demokrasi tersebut justru ada sebuah praktik tidak benar termasuk mahar politik, justru hal ini akan bisa menciderai proses demokrasi itu sendiri.

Ia pun mengingatkan jika sampai ke depan praktik politik uang semacam itu masih terus terjadi, maka potensi besar orang yang melakukan hal tersebut dan sampai berhasil mencapai targetnya yakni menjadi pemimpin untuk melakukan korupsi di kemudian hari.

“Ini resiko buruk ke depan kalau biaya politik masih mahal tentu saja kepala daerah akan beresiko melakukan korupsi kembali,” terangnya. (*)