Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Ketua Umum Generasi Baru Persatuan Indonesia (GB-Perindo), Ferdinand Montororing mengingatkan kepada rakyat Indonesia, untuk mengambil langkah jitu yakni membangun pertahanan rakyat semesta (SISHANKAMRATA). Pasalnya, gerakan terorisme ISIS dipandang makin masif dan telah mengancam perdamaian dunia.

“Ancaman Gerakan terorisme ISIS yang makin masif telah mengancam perdamaian dunia dan telah memporak porandakan keamanan berbagai negara di dunia. Ini sudah tidak dapat ditolelir lagi,” kata Ferdinand saat menggelar diskusi publik yang bertajuk “Membangun Gerakan Menangkal Gerakan Kelompok Teroris ISIS” di Jakarta, Sabtu (9/7/2016).

Lanjut lagi, Ferdinand mengatakan, “Sehingga perlu adanya langkah konkret dari seluruh elemen masyarakat bangsa Indonesia untuk membangun pertahanan rakyat semesta, sesuai dengan doktrin pertahanan bangsa Indonesia yakni SISHANKAMRATA (sistem pertahanan keamanan rakyat semesta),”.

Selain itu, Ferdinand menambahkan bahwa, DPR RI harus segera mendesak pemerintah untuk merubah peraturan pemerintah pengganti Undang-undang (PERPU) Anti Terorisme No.1 dan No. 2 tahun 2002, karena masih menggunakan Primat Law Enforcement yang tindakan polisionalnya harus terukur demi penghormatan pada hak-hak asasi manusia. Sehingga, NKRI menjadi ladang subur untuk berkiprahnya Gerakan terorisme seperti ISIS.

“Apabila konsep ini masih dipakai dalam Undang-undang Anti terorisme yang sedang digodok di DPR RI, maka Negara kesatuan Republik Indonesia menjadi ladang subur untuk berkiprahnya Gerakan terorisme seperti ISIS,” tambahnya.

(rahadian)