Beranda News Nasional HMI Pustara Bakal Gelar Diskusi Melawan Hoax dan Mencegah Golput di Pilpres...

HMI Pustara Bakal Gelar Diskusi Melawan Hoax dan Mencegah Golput di Pilpres 2019

215 views

Redaksikota.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pusat Utara berencana akan menggelar diskusi millenial bareng media massa dengan mengangkat tema, “Meningkatkan Peran Generasi Millenial Melalui Media Massa Untuk Melawan Hoax dan Mencegah Golput di Pilpres 2019″. Kegiatan sendiri akan dilaksanakan pada Jumat, 12 April 2019 di Warung Upnormala, Cikini, Jakarta Pusat.

Hadir sebagai narasumber yaitu Dr. Hendrasmo selaku staf Ahli Sekjen Kominfo RI, Intan Aletrino, Artis dan juga Ketua Srikandi Sahabat Polisi, Halili dari Setara Institute dan Kesit B. Handoyo dari PWI Jaya.

Menurut Ketua Panitia yang juga Ketua Bidang. Informasi dan Komunikasi HMI Cabang Jakarta Pusat Utara, Ainul Faqih mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka menyadarkan generasi millenial sekalugus meningkatkan partisipasi politik masyarakat menjelang pemilu agar mereka sadar sehingga tidak menjadi Golput, ” Ujur Faqih kepada awak media di Jakarta, Rabu (10/04/2019)

Fakiq juga menuturkan bahwa Menjelang Pemilu 2019, isu golput mencuat kembali, dan menurut hasil survei dari Indikator Politik Indonesia bahwa tren Golput meningkat dari 0,9 persen pada survei september 2018, menjadi 1,1 persen pada Januari 2019. Tentu ini sangat berbahaya bagi demokrasi kita,” terangnya.

Ia juga mengatakan selain Golput dalam diskusi nanti juga akan membahas persoalan Hoax karena menurutnya tren produksi dan sebaran hoaks meningkat cukup tajam selama pemilu 2019. Ia juga menyajikan hasil temuan terbaru Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terdapat 771 konten hoaks selama Agustus 2018 sampai dengan Februari 2019. Dari jumlah itu, telah didominasi hoaks yang berbau politik.

“Selain membahas persoalan golput, diskusi juga nanti akan bahas persoalan hoax yang sudah dalam taraf membahayakan sehingga anak-anak generasi millenial harus datang agar dapat pemahaman yang cukup tentang bahayanya hoax, ” Tutup Faqih.