Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota.com – Ratusan massa tergabung dalam Jaringan Insan Muda Indonesia (JIMI) menggelar aksi Kamisan bersama Jaringan Solidaritas Keluarga Korban (JSKK) di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Mereka mendesak agar Prabowo Subianto segera meminta maaf kepada keluarga korban terkait tragedi 97-98.

“Kedatangan kami kesini bersama keluarga korban karena solidaritas dan panggilan hati nurani. Terlebih memperjuangkan hak-hak keluarga korban 98 dan pelanggaran ham. Kejadian 98, Prabowo harus bertanggung jawab,” ungkap Humas JIMI Daud saat menyampaikan refleksi di hadapan keluarga korban.

Lebih lanjut, Daud mengaku pihaknya sudah dua kali mendatangi Komnas HAM agar lebih serius menuntaskan kasus aktivis yang hilang kala itu. Kata dia, Komnas HAM diingatkan agar menyelesaikan kasus pelanggaran HAM yang diduga ada keterlibatan dari Prabowo Subianto.

“Komnas Ham harus berani memanggil Prabowo jangan takut untuk mengungkap kasus tersebut. Presiden Jokowi juga harus tegas dan bisa menuntaskan janjinya saat kampanye Pilpres 2014 lalu,” ucapnya.

Daud menegaskan pihaknya menginginkan keadilan tanpa adanya tedeng aling-aling di dalamnya. Pihaknya prihatin dengan kondisi keluarga korban yang meminta kepastian hukum terkait pelanggaran ham masa lalu.

“Tegakkan supremasi hukum, ungkap pelanggaran HAM tahun 98. Pengungkapan kasus HAM adalah hal terpenting di bumi Indonesia. Prabowo pilih datangi Komnas HAM atau klarifikasi kejadian 98,” pungkasnya. []