Beranda News Nasional Anieser Sesalkan Bawaslu Persoalkan Anies Baswedan

Anieser Sesalkan Bawaslu Persoalkan Anies Baswedan

566 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota.com – Anieser yang merupakan komunitas pencinta Anies Baswedan menyayangkan sikap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang mempersoalkan kehadiran Gubernur DKI Jakarta tersebut dalam agenda konsolidasi relawan pemenangan Prabowo Presiden di Sentul beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, Bawaslu tak memiliki dasar yang kuat untuk mempidanakan Anies. Karena kehadirannya dalam kegiatan tersebut dalam kapasitasnya sebagai Kepala Daerah.

“Kehadiran Anies Baswedan telah mendapatkan ijin dari Mendagri Tjhjo Kumolo. Karena sebelumnya Anies telah mengajukan permohonan cuti ke Mendagri dan juga disetujui oleh Mendagri,” kata Anieser, Syarief Hidayatulloh dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Pun jika memang tetap harus diproses, Syarief yang juga Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Selatan itu pun meminta agar Bawaslu melakukannya sesuai dengan aturan yang ada.

“Kalau diproses silahkan saja, tetapi kita sesuai prosedur sudah dijalankan oleh Gubernur DKI Jakarta. Sebagai negarawan, Pak Anies sangat tahu aturannya,” tegas Syarief.

Perlu diketahui bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Jakarta mendatangi Bawaslu. Anies datang memenuhi panggilan pemeriksaan terkait laporan pose dua jari.

Di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019) Anies tiba pada pukul 13.07 WIB. Anies yang menggunakan pakaian dinasnya langsung menaiki lantai 2.

Anies menyebut dirinya dipanggil Bawaslu Bogor. Namun, pemeriksaan dilakukan di Jakarta agar mempermudah proses.

“Dipanggil Bawaslu Bogor, cuma diatur sama mereka lokasinya di Jakarta, sehingga memudahkan,” ujar Anies.

Anies sebelumna berpose salam dua jari saat mendapat kesempatan berdiri di podium Konferensi Nasional Gerindra di Sentul International Convention Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12).

Dia kemudian berbicara tentang jasa Prabowo saat ia maju di Pilgub DKI 2017 bersama Sandiaga Uno, yang diusung Gerindra, PKS dan Demokrat.