Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Mantan jubir Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ruhut Sitompul menertawakan kampanye tagar #2019GantiPresiden milik Mardani Ali Sera hanya bentuk euforia sesaat yang bakal siap lenyap, maksimal usai penetapan Capres-Cawapres 2019 di bulan Agustus mendatang.

Bahkan jika disebut gerakan tersebut akan mampu mengganti Presiden Indonesia di Pilpres 2019 mendatang, Ruhut pun menyepelekannya.

“Hastag #2019GantiPresiden, mimpi kali yeee,” kata Ruhut saat menjadi narasumber di diskusi politik bertemakan “Pemilu Damai Tanpa Politisasi SARA” di Up2yU Resto and Cafe, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

Kemudian Ruhut juga mengingatkan kepada Mardani agar tidak terlalu banyak membuang duit untuk menjual-belikan “fashion item” #2019GantiPresiden. Ia menuturkan hal itu akan mubadzir juga ternyata bulan Agustus nanti tagar tersebut sudah tidak laku lagi di pasaran.

“Mardani Ali Sera itu orang hebat, tapi saya pesan jangan perbanyak kaos, gelang dan bendera. Karena 10 Agustus setelah putusan siapa capres cawapres itu gak laku itu,” ujarnya.

Ia pun menganggap tagar yang dipopulerkan salah satu petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut hany gimmic yang mencoba mengambil peluang di tengah hiruk-pikuknya tahun politik di Indonesia itu.

Apalagi jika disandingkan dengan upaya DPP PKS yang sampai saat ini tak berkutik dengan posisi eks kadernya yakni Fahri Hamzah yang masih menduduki jabatan di wakil Ketua DPR RI sementara status keanggotannya telah dihapus.

“Mardani, kau gaya-gayaan Gantipresiden, ganti Fahri Hamzah aja gak mampu kau,” tuturnya.

Ia juga menuturkan, bahwa sejauh ini tagar yang dikampanyekan Mardani Ali Sera maupun Neno Warisman tidak memiliki dampak yang signifikan dalam ruang gerak politik Joko Widodo.

“Tagar 2019GantiPresiden itu gak pengaruh sama sekali,” tegasnya. (ibn)