Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

CIREBON, Redaksikota.com – Ekonom senior, Rizal Ramli mengingatkan agar Menteri Keuangan, Sri Mulyani untuk mematuhi perintah Presiden Joko Widodo agar bersedia beradu argumentasi soal data utang luar negeri.

“Saya yang sudah keluar dari Kabinet saja masih patuh pada Presiden. Nah, seharusnya Bu Sri mematuhi perintah Presiden. Ini Presiden loh yang perintah,” ujar Rizal Ramli usai memberikan orasi ilmiah pada acara wisuda taruna-taruni SMK Penerbangan Taufik Mubarok Kuningan di halaman Keraton Kacirebonan, Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (8/5/2018).

Rizal Ramli mengungkapkan, bahwa utang Indonesia sudah “lampu kuning” atau harus diwaspa­dai. Bahkan Rizal Ramli menyebutkan sebagian bunga utang dibayar bukan dari pendapatan, melainkan dari utang baru.

Lebih lanjut, Menko Ekuin di era Presiden Gus Dur meminta Menkeu Sri Mulyani bisa terbuka tentang utang negara kepada masyarakat Indonesia.

“Menkeu harus jujur soal utang luar negeri, supaya kita bisa cari solusi bersama. Kalau ada kebohongan yang ditutupi, bisa fatal akibatnya,” kata Rizal mengingatkan.

Sebagaimana diketahui, keinginan Rizal Ramli menerima tantangan untuk berdebat soal utang luar negeri dengan Menkeu Sri Mulyani menanggapi arahan Presiden Jokowi pada acara Najwa Shihab beberapa waktu lalu.

Saat itu, lanjut Rizal Ramli, Presiden Jokowi minta semua pihak yang mempersoalkan masalah utang negara untuk berdebat dengan Menkeu Sri Mulyani. (rel)