Projo Bersholawat
[sumber : twitter/MRomahurmuziy]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Ketua Umum Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa agenda Projo Bersholawat merupakan sebuah upaya yang dilakukan pihaknya untuk membuat proses demokrasi di Jawa Tengah aman terkendali.

“Kami mendoakan Pilkada Jawa Tengah 2018 damai dan jauh dari fitnah dan hoax,” kata Budi Arie dalam keterangan persnya yang diterima wartawan, Senin (9/4/2018).

Ia mengatakan sebanyak 10.000 jamaah menghadiri acara Relawan Projo Bersholawat yang digelar di alun-alun Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah itu. Disampaikan Budi, mereka harapkan warga Jawa Tengah dan warga kabupaten Karanganyar tidak salah memilih pemimpin mereka di Pilkada 2018 ini.

“Kami percaya dukungan rakyat Karang Anyar dan Jawa Tengah akan diberikan kepada pasangan Ganjar-Gus Yasin sebagai Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Tengah, dan Juliatmono-Rober Christanto sebagai Bupati dan wakil Bupati Karang Anyar 2018 – 2023,” ujarnya.

Selain itu sebagai simpatisan dan gerakan pendukung Joko Widodo, Budi Arie Setiadi juga menegaskan kemenangan dua pasangan calon tersebut akan bisa memenuhi ekspektasi mayoritas masyarakat Indonesia yang menginginkan Joko Widodo memimpin Indonesia selama 2 periode.

“Kemenangan mereka akan memastikan kemenangan Jokowi pada Pilpres 2019,” tegas Budi.

Jaga persatuan dan kesatuan

Lebih dari itu, Budi Arie Setiadi juga merasa prihatin dengan fenomena masyarakat Indonesia saat ini yang mudah sekali terpecah belah dan saling bertikai antar satu dengan yang lainnya. Padahal ia menegaskan jika kekuatan besar bangsa Indonesia berada di persatuan dan kesatuan antar bangsanya.

“NKRI harga mati. Menjaga NKRI, persaudaraan sesama anak bangsa dan (menjaga) persatuan nasional adalah tanggung jawan kita bersama. Jika ada pihak-pihak yang kerjanya hanya mengadu domba masyarakat dan ingin memecah belah NKRI, maka akan kita lawan dan hadapi bersama,” tutup Budi. (ibn)