Bendera Indonesia terbalik di Mapolsek Taman, Sidoarjo, Jawa Timur.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

SIDOARJO, Redaksikota – Pemasangan bendera merah putih di halaman Mapolsek Taman Sidoarjo menjadi buming di media sosial Facebook. Pasalnya, bendera Indonesia yang seharusnya terpasang merah putih ini terbalik menjadi putih merah (mirip bendera negara lain). Alhasil, banyak cibiran yang muncul dari para netizen kepada Polisi setempat.

Bendera itu di share oleh pengguna akun Facebook milik Titing Beken pada Kamis, 4 Agustus 2016, pukul 13.23 WIB. Bahkan saat ini sudah dibagikan oleh akun lain dan mencapai lebih dari 1,9 ribu kali.

Seperti komentar milik akun Muhammad Saddam Husein yang berkomentar, “Oh tidak, setelah aksara cina, sekarang ada bendera polandia, sudah berapa negara yg menjajah indonesia”. Akun lain milik Dina Jocelyn berkomentar “Wkt skul dlu tiap upacara gak prnh ikut paling…hehehe”.

Saat dikonfirmasi awak media, Kapolsek Taman Sidoarjo, Kompol Sujud membenarkan jika pemasangan bendera itu terbalik. Bendera itu di pasang oleh anggotanya berinisial S. Namun tidak ada unsur kesengajaan.

“Saat memasang bendera itu, anggota kami mendapatkan telepon dari keluarganya kalau anaknya sakit. Sehingga jadi terbalik, tapi tidak berlangsung lama kok mas,” terang Sujud, Senin (8/8/2016).

Sementara itu, Kapolres Sidoarjo, AKBP Muh Anwar Nasir juga membenarkan kejadian tersebut. Bahkan pihaknya sudah memanggil salah satu anggota Polsek Taman Sidoarjo yang berinisial S.

Ia menyampaikan, anggota yang memasang bendera saat itu sedang piket malam hari. Anggota itu kemudian mendapatkan telepon dari keluarga jika anaknya sedang sakit. Lantaran tidak tidur dan terganggu pikirannya, sehingga bendera itu terbalik.

“Saat saya tanya, anggota kami mengatakan jika bendera itu tidak terbalik, bahkan dirinya yakin tidak terbalik. Tapi itu tidak ada unsur kesengajaan. Kami minta maaf atas keteledoran anggota dan saya jamin tidak terulang lagi,” jelas mantan Kapolres Nganjuk Jawa Timur ini.

Anwar menambahkan, anggota itu saat ini sudah diberikan sangsi memasang bendera selama sebulan dan bersedia jadi pengibar bendera pada Agustusan nanti.

“Kami menyayangkan kepada pengguna media sosial yang langsung meng-upload foto itu. Sebetulnya jika punya jiwa nasionalisme ya harus disampaikan atau diingatkan kalau bendera itu terbalik. Sehingga tidak bendera negara lain yang berkibar,” tutupnya.

(lid)