Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Koordinator BEM Seluruh Indonesia, Bagus Tito Wibisono mengaku kecewa dengan kebijakan pemerintah yang menaikkan harga-harga, termasuk dengan harga BBM dan tarif pengurusan kendaraan bermotor.

Apalagi dalam kasus kenaikan tarif STNK dan BPKB yang baru sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam PP nomor 60 tahun 2016 tersebut, tampak tidak ada satu pun pejabat negara yang berani jujur, siapa yang menjadi pengusul dari nominal kenaikan tersebut, bahkan cenderung saling “lempar badan”.

“Harga-harga naik di awal tahun 2017, menunjukan prospek dan kualitas kerja pemerintah yang nyata, nyata memeras rakyat,” kata Bagus Tito dalam siaran persnya yang diterima Redaksikota, Minggu (8/1/2017).

Ketua BEM Universitas Negeri Jakarta ini juga melihat jika kenaikan tarif STNK dan BPKB yang mencapai 300 persen tersebut menunjukkan jika pemerintah kurang memperhatikan kondisi rakyatnya saat ini.

“Rezim kali ini seakan main-main, memerintah negara yang kualitasnya bukan main, sehingga harga diri bangsa serta kesejahteraan rakyat jauh dari kata bahagia,” tandasnya.

Untuk menyikapi kondisi carut-marut perekonomian hingga birokrasi tersebut, Bagus Tito meminta agar seluruh elemen Mahasiswa untuk kembali menggelar aksi unjukrasa pada hari Kamis (12/1/2017) secara besar-besaran. [mib]