Beranda News Nasional Ketua GNPF Ulama Tegaskan Ceramah HRS di Reuni 212 Tak Melanggar

Ketua GNPF Ulama Tegaskan Ceramah HRS di Reuni 212 Tak Melanggar

WIB
85 views
| Estimasi Baca: 1 menit

Redaksikota.com – Seruan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) dalam acara Reuni Akbar Mujahid 212 kepada Umat Islam untuk tidak memilih calon anggota legislatif dan calon presiden dari partai pendukung penista agama, ditegaskan bukanlah sebuah pelanggaran Pemilu.

Hal ini pun disampaikan oleh Ketuakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Ustadz Yusuf Muhammad. Ia bahkan mengkritisi langkah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI yang berencana memeriksa rekaman yang diputar pada acara yang dihadiri oleh lebih dari 8 juta orang itu. Menurut dia, seruan HRS tersebut hanyalah seruan untuk para pengikutnya. Namun tidak ada unsur paksaan di dalamnya.

“Hal itu merupakan Fatwa Habib Rizieq Shihab sebagai Imam Besar Ummat Islam kepada pengikutnya, dan memberikan kebebasan bagi yang mengikutinya untuk menjalankan atau tidak,” jelasnya dalam konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (7/12/2018).

Ditegaskannya HRS sama sekali tidak melanggar Undang-Undang Pemilu nomor 7 tahun 2017 ataupun PKPU, dalam hal ini kampanye di luar jadwal. Pasalnya, HRS bukanlah Capres, Cawapres, Caleg, Tim Sukses, bukan Panitia Reuni 212 dan bukan pula peserta Reuni 212.

“Silakan saja untuk kubu petahana membuat fatwa wajib pilih Jokowi sah-sah saja,” pungkasnya.

(ibn)