Nusron Wahid
Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid. [*istimewa]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengkritik kinerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Pasalnya, institusi yang kini dipimpin oleh Nusron Wahid tersebut hanya ambil enaknya saja, yakni dengan mengurus TKI yang pulang dengan kesuksesan dibandingkan dengan TKI yang mengalami masalah termasuk deportasi atau trauma.

“Selama ini kalau ada TKI pulang dari luar negeri dalam keadaan sukses itu BNP2TKI yang ngurus. Tapi kalau ada yang dideportasi apalagi yang mengalami trauma dan mengalami kondisi psikologis tertentu sampai dengan psychotic maka itu urusan Kementerian Sosial,” kata Menteri Khofifah di Jakarta, Rabu (7/9/2016).

Dikatakan Khofifah, sejauh ini tercatat sudah ada 2,5 hingga 3 ribu TKI yang dideportasi dari Malaysia. bahkan jumlah tersebut masih belum termasuk yang dideportasi dari daerah lain.

Seluruh TKI yang dideportasi dan yang menerima tekanan fisik maupun psikis akan ditampung terlebih dahulu di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) yang dibangun oleh Kementerian Sosial.

RPT tersebut digunakan untuk menampung para TKI bermasalah, guna bantuan dan pendampingan untuk dilakukan pemulihan sebelum dikembalikan ke tempat asal mereka masing-masing.

“Sebagian besar dikembalikan lagi ke (daerah asal seperti) NTT dan Sulawesi, kemudian Jawa Timur dan seterusnya,” tutur Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut. [kps/red]