DDI dan Pengurus Masjid se-DKI Jakarta gelar konferensi pers di Masjid Al Furqan, Kramat Raya 45.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Puluhan masyarakat DKI Jakarta yang mengatasnamakan sebagai Ormas atau lembaga Islam dan pengurus masjid se-jabodetabek menyampaikan konferensi pers terkait dengan anggapannya, terhadap upaya kriminalisasi yang dilakukan pemerintah pusat terhadap beberapa ulama dan aktivis Islam.

Dalam keterangan persnya itu, ketua Lembaga Dakwah Khairo Ummah, Basuki Rahmat yang didampingi Ketua Dewan Dakwah Islamiyah (DDI) Indonesia DKI Jakarta, Zainal Muttaqin meminta agar pemerintah pusat tidak lagi melakukan upaya kriminalisasi terhadap para ulama tersebut.

“Menyerukan dan meminta dengan sangat dan penuh hormat kepada Presiden RI memerintahkan kepada Kepolisian RI untuk menghentikan upaya kriminalisasi dan tuduhan keji terhadap ulama, tokoh dan aktivis Islam dalam segala bentuknya,” kata Basuki dalam membacakan pernyataan sikap tersebut di Aula 2, Masjid Al Furqan, Kramat Raya 45, Jakarta Pusat, Selasa (6/6/2017).

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa pihaknya mendesak kepada pemerintah pusat untuk membersihkan nama baik para ulama yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu, dan mengembalikan marwah mereka di mata masyarakat.

“Menuntut dan mendesak pemerintah RI memulihkan nama baik dan mengembalikan kehormatan para ulama, tokoh dan aktivis Islam dari tuduhan sumir dan tidak berdasar, dan membebaskan dari tahanan,” terangnya.

Kemudian mereka juga menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk tetap mendoakan para ulama serta para tokoh aktivis Islam, agar tetap mendapatkan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa.

“Menyerukan dan mengajak kepada segenap kaum muslimin di bulan Ramadhan yang mulia ini, untuk mendoakan para ulama, muballigh, tokoh dan aktivis Islam agar dijaga dan dilindungi oleh Allah SWT,” ujarnya.

Lebih lanjut, mereka juga mendesak kepada para jurnalis untuk tidak ikut membuat suasana semakin gaduh, yakni dengan memberitakan kebenaran dan tidak menyudutkan umat Islam.

“Meminta kepada Pers untuk bersikap fair, jujur, dan adil dalam pemberitaaan tentang Islam dan umat Islam,” tukasnya.