Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Agenda sidang dugaan penodaan agama yang menjerat nama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) rencananya akan dibacakan tuntutannya pekan depan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Namun belum lama ini beredar surat permohonan dari Polda Metro Jaya agar pembacaan tuntutan bisa ditunda. Dalam surat ditandatangani Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochammad Iriawan dan ditujukan kepada Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara itu menyatakan alasan, dimana terkait kian rawannya situasi keamanan di DKI Jakarta.

“Maka demi kepentingan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta akan dilaksanakan pengamanan tahap pemungutan suara pemilukada DKI Jakarta putaran II, dimana perkuatan pasukan Polri dan TNI akan dikerahkan semua, maka disarankan kepada Ketua (PN Jakarta Utara) agar sidang dengan agenda tuntutan perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk ditunda setelah tahap pemungutan suara Pemilukada DKI Putaran II,” tulis kapolda dalam suratnya.

Dalam surat tersebut juga disinggung perihal pemeriksaan terhadap pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. “Berkaitan dengan hal tersebut diinformasikan bahwa proses hukum terhadap terlapor Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, baik pemanggilan dan pemeriksaan oleh penyidik Polri, ditunda pelaksanaannya setelah tahap-tahap pemungutan suara Pemilukada DKI Putaran II,” tulis surat itu.

Surat itu tersebar di kalangan wartawan. Tembusan dari surat itu juga disampaikan kepada Ketua Mahkamah Agung, Kapolri, Irwasum Polri, Kepala Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan Kajati DKI Jakarta.