Beranda News Nasional Karyono Wibowo: Pengamat Tidak Harus Berimbang!

Karyono Wibowo: Pengamat Tidak Harus Berimbang!

146 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota.com – Direktur eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menegaskan bahwa pengamat politik memang tidak harus berimbang dalam hal menyampaikan hasil survei. 

Baginya ketika fakta lapangan dari survei yang dilakukan menyatakan pihak A lebih rendah dari pihak B misalnya, maka harus disampaikan apa adanya dan tidak boleh ditambah apalagi dikurangi.

“Pengamat tidak harus berimbang. Misal yang satu nilainya 12 maka gak mungkin menilai lainnya 12 juga. Harus apa adanya,” kata Karyono di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2019).

“Artinya, bisa berimbang juga jika hasil amatannya datanya memang berimbang,” imbuhnya.

Menurutnya, kredibilitas surveyor dipertaruhkan berdasarkan hasil surveinya yang bisa diuji secara ilmiah. Tidak boleh manipulatif dan apa adanya.

“Kalau misal saya umumkan hasilnya yang unggul adalah 01 tapi saya ubah yang menang adalah 02 maka kredibilitas saya pasti hancur dan rontok,” terangnya.

Karena bagi Karyono, seorang pengamat memiliki tugas menyampaikan hasil amatannya secara kredibel dan faktual sesuai data yang ditemukan.

“Tugas pengamat adalah menyampaikan analisnya sesuai dengan pemikirannya yang dilandasi dengan data,” tegasnya.

Pada dasarnya apapun hasil survei, seseorang atau lembaga hanya ingin melihat fakta lapangan seperti apa. Terkait dengan tudingan bahwa seseorang atau lembaga survei itu tidak kredibel atau berpihak, ia menilai sebaiknya diuji saja metode yang dipakai apakah masuk akal atau tidak.

“Soal perbedaan pandangan dan perbedaan data bisa diperdebatkan. Yang penting adalah argumen yang diajukan logis,” tutupnya.