Beranda News Nasional Di Pemilu 2019, Pemberitaan Diukur Seberapa Jauh Kedekatan Media dengan Marasumber

Di Pemilu 2019, Pemberitaan Diukur Seberapa Jauh Kedekatan Media dengan Marasumber

131 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota.com – Pemilihan umum (Pemilu 2019) tak terasa akan berlangsung sekitar sebulan lagi. Tepatnyaa 17 April 2019. Dalam perhelatan pesta demokrasi lima tahunan tersebut juga salah satunya menggelar bagian pemilihan Presiden (pilpres) yang amat menjadi sorotan publik.

Hampir setiap harinya informasi mengenai jelang pilpres 2019 dikabarkan melalui media. Terutama sejak Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan Joko Widodo – KH Maruf Amin dan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno sebagai capres yang akan berkompetisi. Menyikapi hal tersebut, G Communications melakukan riset media seri kedua dari empat seri direncanakan guna mengetahui berbagai topik dan pembahasan yang muncul terkait kontestasi pilpres 2019 akan berlangsung.

Menurut pendiri dan CEO G Communications Andi Irman Patiroi, riset media yang dilakukan lembaganya agar diketahui keseluruhan pemberitaan setiap pasangan capres dan cawapres.

“Seperti jumlah berita dan negatif setiap pasangan capres dan cawapres, lima isu yang amat marak mengenai pasangan capres dan cawapres, kecenderungan keberpihakan berita media terhadap pasangan capres dan cawapres, pemetaan berdasarkan wilayah provinsi,” ucap Andi Irman, di Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Selain itu, Andi Irman menjelaskan, dengan riset media yang dilaksanakan dapat diketahui pula tentang hubungan narasumber dengan media dan isu. Begitu juga dapat terungkap mengenai panjang pemberitaan di media tentang pasangan capres maupun cawapres.

“Kontestasi pilpres kerap dijadikan momentum oleh masyarakat untuk melihat bagaimana visi
misi yang ditawarkan para capres dan cawapres. Media dijadikan tolak ukur oleh publik untuk mengetahui pesan-pesan capres cawapres dalam menyuarakan program maupun kampanye,” ujar Andi Irman.

Andi Irman mengungkapkan, riset media menerapkan metodologi penelitian kepada enam
media yakni tiga media cetak, antara lain harian Kompas, Republika dan Jawa Pos serta tiga media online, detik.com, kompas.com kemudian antaranews.com.

Sedangkan periode proses pengumpulan data pemberitaan media dilaksanakan sejak tanggal 1-28 Februari dengan monitoring dan mentabulasi data kemudian dilakukan telaah analisis temuan.

[rel]