Beranda News Nasional Demi Pemilu 2019 Damai, AMD Kompak Tolak Politisasi SARA dan Neo Orba

Demi Pemilu 2019 Damai, AMD Kompak Tolak Politisasi SARA dan Neo Orba

WIB
95 views
| Estimasi Baca: 1 menit

JAKARTA, Redaksikota.com – Aliansi Mahasiswa DKI Jakarta (AMD) menilai bahwa saat ini agenda politik di Indonesia tengah disesaki dengan situasi sosial yang kurang kondusif, dimana banyaknya narasi yang menyinggung Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

“Suasana potensi politik sudah terlihat terlihat banyak isu yang dibangun oknum tertentu untuk memecahbelah, hoaks dan isu SARA untuk mendiskreditkan pasangan tertentu,” kata salah satu koordinator AMD, Wiryawan dalam konferensi persnya di Universitas Ibnu Chaldun, Jakarta Timur, Rabu (5/12/2018).

Maka dari itu, Wiryawan menilai perlu adanya semangat bersama untuk menangkalnya dan menjadikan Pemilu 2019 damai.

“Untuk itu kami secara masif bersama-sama untuk menjaga bangsa dan negara ini agar tetap sesuai dengan UUD 1945,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu koordinator, Jurdil Kathona Maure meminta agar seluruh elite dan pasangan calon lebih mengedepankan pertarungan visi dan misi. Dibandingkan isu fundamental yang justru tampak berpotensi menimbulkan persoalan.

“Sekarang ini momentum politik saya fikir kita sudah banyak melihat di media dan isu yang dipakai bukan visi dan misi, tetapi isu krusial yang justru kita berjalan mundur,” tegasnya.

Bagi Kathona, untuk mengurai benang kusut persoalan sosial di sepanjang massa menjelang Pemilu 2019 tersebut, menjadi tanggungjawab bersama seluruh stakeholder yang ada.

“Ini tugas kita bersama seluruh unsur terutama pemuda dan Mahasiswa. Kami berinisiatif melakukan hal positif bhinneka harus disuarakan seperti perjuangan pendiri bangsa,” tuturnya.

Lebih lanjut, MKD menyatakan bahwa pihaknya mengajak kepada seluruh elemen bangsa Indonesia untui bersama menolak isu SARA menjadi komoditas politik di Pileg maupun Pilpres 2019.

Kemudian mereka juga menolak adalag praktek neo orde baru (Orba) kembali berkuasa di Indonesia, serta meminta seluruh pihak dapat lebih bijak dalam menyikapi persoalan yang ada di Pemilu 2019 nanti

“Yang terpenting adalah tetap terjaga persatuan dan keutuhan NKRI,” teras mereka

“Tentunya kita harus bergandengan tangan dengan seluruh masyarakat. Oleh karenanya kita mendukung penuh agar pilpres berjalan tentram,” tutupnya.