Slamet Maarif
Ketum DPP Persaudaraan Alumni 212 (PA212), Ustadz Slamet Maarif. [foto : Redaksikota.com]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Ketua Umum DPP Persaudaraan Alumni 212 (PA212) Ustadz Slamet Maarif mengatakan bahwa Dewan Pembinanya yakni Amien Rais adalah sosok tokoh yang sangat terbuka dengan siapapun.

“Pak Amien ini sangat welcome dengan siapapun termasuk dengan Presiden,” kata Slamet Maarif saat ditemui di kantor DPP PA212, Jl Condet Raya, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (5/6/2018).

Namun terkait dengan wacana bahwa Presiden Joko Widodo bertemu dengan Amien Rais, Slamet Maarif mengatakan bahwa mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) tersebut tidak akan pernah temui Presiden di Istana.

Pun jika Presiden berkenan bertemu dengan Amien Rais, Slamet imbau agar Presiden Joko Widodo sendiri yang datang dan silaturrahmi ke rumah Amien Rais.

“Jangan harap Pak Amien datangi Presiden di Istana. Kalau mau ya Presiden datang saja ke rumah Pak Amien. Kan sebagai seorang Muslim kewajibannya adalah menerima kalau ada tamu datang,” tuturnya.

Suara senada juga disampaikan oleh kader Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi. Politisi yang kini menjabat sebagai salah satu Ketua di DPP PAN tersebut mengatakan bahwa Amien Rais tidak akan pernah mau bertemu dengan Jokowi atau siapapun di Istana. Salah satu alasan yang kuat adalah Amien Rais tidak ingin ada fitnah dan prasangka buruk masyarakat terkait dengan pertemuan kedua tokoh negara itu.

“Jadi Pak Amien mencoba agar yang berpikir suuzan itu tidak jadi, makanya tidak ke Istana,” ucap dia, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/6).

Apalagi dikatakan Viva, bahwa sesepuhnya di Partai itu merupakan bagian dari kelompok oposisi. Jika seandainya pertemuan Amien Rais dan Joko Widodo digelar di dalam istana, potensi orang berfikir negatif akan mudah terjadi.

“Kalau ke Istana nanti ditafsirkan macam-macam. Kan Bulan Puasa nanti orang berpikir suuzan dan berpikir negatif kan dosa,” tegasnya.