Beranda News Nasional Terjerat Kasus Narkoba, Agus Yudhoyono Ajak Doakan Andi Arief

Terjerat Kasus Narkoba, Agus Yudhoyono Ajak Doakan Andi Arief

101 views
Agus Harimurti Yudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono menangis setelah mendaftarkan diri sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta 2017.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Komandan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono menilai bahwa kasus yang menipa Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief adalah murni tanggungjawab pribadi.

“Apa yang menimpa Bung Andi Arief, merupakan sisi pribadi kehidupan yang bersangkutan,” kata Agus dalam siaran persnya yang diterima oleh wartawan, Selasa (5/3/2019).

Pun menjadi persoalan pribadi, Agus tetap mengajak semua pihak untuk tetap memberikan dukungan dan doa terbaik kepada seniornya itu di partai yang berlambang mersi itu.

“Kita doakan semoga Bung Andi Arief kuat menjalani ini semua, begitupun dengan keluarganya,” ujarnya.

Kemudian Agus juga mengatakan bahwa keputusan lebih lanjut dari organisasi terhadap Andi Arief akan segera diambil oleh Sekjen DPP Partai Demokrat yakni Hinca Panjaitan. Hal ini lantaran sejak 1 Maret 2019 saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) fokus di Singapura untuk penyembuhan Ani Yudhoyono, Agus mengatakan seluruh tugas Ketua Umum dikendalikan oleh Sekjen.

“Kebijakan dan tindakan Partai lebih lanjut berkaitan dengan masalah Bung Andi Arief sepenuhnya menjadi kewenangan dari Dewan Pimpinan Pusat,” terangnya.

Pun demikian, Agus menegaskan jika pihaknya mempercayakan penanganan kasus Andi Arief kepada kepolisian, termasuk untuk melakukan rehabilitasi.

“Polisi sudah memutuskan tidak ada tindakan pro-justitia, dan Bung Andi Arief akan menjalani rehabilitasi,” jelas Agus.

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa pihaknya dari Kogasma dan Partai Demokrat sangat mendukung langkah negara untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

“Kami akan selalu mendukung negara dalam berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, untuk generasi dan masa depan Indonesia yang lebih baik,” tegasnya.