Beranda News Nasional Jika Tetap Mau Nyaleg, OSO Harus Lepaskan Jabatan Ketum

Jika Tetap Mau Nyaleg, OSO Harus Lepaskan Jabatan Ketum

WIB
55 views
| Estimasi Baca: 1 menit
Oesman Sapta Odang

Redaksikota.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menegaskan bahwa jika Oesman Sapta Odang (OSO) tetap ingin dirinya masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) untuk anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), maka ia harus melepaskan jabatannya di Partai Hanura.

Bagi Arief, kebijakan tersebut sudah termaktub dalam amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yakni MK No. 30/PUU-XVI/2018, dimana anggota DPD tidak boleh merangkap jabatan dengan pengurus partai politik.

“Kan putusan MK (Mahkamah Konstitusi) harus saya jalankan, jadi tetap (OSO) harus undur diri,” ujar Ketua KPU, Arief Budiman, di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018).

Ia kemudian menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyusun surat pemberitahuan terkait dengan rincian syarat maupun jadwal penyerahan surat pengunduran diri, dan selanjutnya akan disampaikan kepada OSO secara langsung.

“Segera, secara detail (syarat) ya nanti ada di surat itu. Ya nanti ada di situ soal apa dasar hukumnya, kemudian kapan, bagaimana, how, what and when,” terangnya.

Arief mengatakan keputusan ini juga sudah sesuai dengan putusan MK, MA dan PTUN. Syarat itu, kata dia, merupakan tindak lanjut dari putusan tiga institusi tersebut.

“Ya pokoknya kami jalankan putusan MK, MA, dan juga kami jalankan putusan PTUN,” imbuh Arief.

(red)