Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota – Indonesia merupakan Negara kaya akan sumber daya alamnya yang melimpah, dan seharusnya sudah menjadi Negara Industri yang maju dan sudah memanfaatkan Tenaga nuklir.

Akan tetapi, akibat dari pengelolaan sumber daya alam yang salah ditambah dengan ulah LSM dan oknum-oknum tertentu, maka Indonesia jauh teringgal dengan China dan Korea, bahkan kini semakin tertinggal dengan India dan Vietnam.

“Kini kita Tertinggal Jauh dibelakang mereka. Negeri besar ini, mestinya sudah menjadi negara industri yang paling maju, mendahului China maupun Korea, namun justru semakin tertinggal sebab kini akan menyusul India, Vietnam,” kata Anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi pada rillisnya yang diterima Redaksikota, Sabtu (1/7/2016).

Lanjut lagi, dapil Nusa Tenggara Barat ini mengatakan bahwa, “Karena pengelolaan energi dan tambang kita yg salah ditambah dengan ulah LSM dan oknum-oknum tertentu, kita hanyat berdebat antar anak bangsa tentang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir( PLTN ). Namun pada Faktanya kini, ekonomi kita tidak pernah tumbuh diatas 7%, dan hanya pernah terjadi satu tahun pada era kepemimpinan Pak Harto. Selebihnya ekonomi kita paling tinggi tumbuh sedikit diatas 6,”.

Kini, Indonesia akan semakin tertinggal jika tidak merubah kebijakan energi nasional Negara yang masih saja “mentabukan/mengharamkan”Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir ( PLTN ). Padahal sudah seharusnya membuka peluang bagi Pembangunan Pembangkit Tenaga Nuklir untuk bisa dibangun di Negeri sebesar Indonesia.

Dengan income percapita sekitar $4000/tahun dan konsumsi listrik yang hanya sekitar 1000 kwh percapita, dan dengan model atau sistem pengelolaan energi seperti saat ini, maka nyaris bahkan mustahil rasanya untuk sekedar MENYAMAI Malaysia. Artinya, kita akan semakin tertinggal dengan Singapore, Malaysuia, China dan lain-lain.

Selain itu Doktor Ahli minyak itu menghimbau kepada penjabat pemerintah terutama dewan Legislatif agar bersama-sama membangkitkan kembali NKRI tanpa melihat bendera partai, karena sudah di amanahkan oleh rakyat, juga Merubah kebijakan dan regulasi bahkan Undang-Undang yang membelenggu bangsa kita.

(rahadian/rel)