Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Badan Eksekutif Mahasiswa Nasionalis (BEM Nasionalis) mengadakan Rapat Strategis Korwil dan Badan Khusus di STIE Swadaya dan Universitas As-Syafiiyah Jakarta. Rapat digelar sejak tanggal 3 sampai 4 April 2017.

Koordinator Pusat Aliansi BEM Nasionalis, Riyan Hidayat mengungkapkan, bahwa pertemuan Koordinator Wilayah dan Badan Khusus merupakan agenda rancangan langkah strategis BEM-Nas kedepan, dengan menyoroti berbagai isu nasional. Diantaranya persoalan ekonomi Indonesia.

Riyan menilai, sektor perpajakan di Indonesia saat ini sangat kacau, karena banyaknya intervensi politik dan tax amnesty hanya memanjakan pengusaha besar.

“Pertemuan kita ini merupakan agenda rancangan langkah strategis BEM-Nas kedepan. Banyak isu yang kita soroti diantaranya persoalan ekonomi. Soal perpajakan misalnya, ini penting karena kita melihat Tax Amnesty hanya memanjakan pengusaha besar saja. Tidak efektif,” kata Riyan, Selasa (4/4/2017).

“Kita menilai bahwa pentingnya untuk dilakukan reformasi perpajakan. Lembaga perpajakan seharusnya jangan banyak yang intervensi. Mesti independen dan fokus pada penerimaan pajak dengan prinsip akuntabel,” imbuhnya.

Selain itu, BEM Nasionalis juga mendorong desentralisasi ekonomi ke seluruh penjuru wilayah Indonesia dengan cara pengoptimalan ekonomi kerakyatan yang merata secara berkesinambungan.

“Kita juga menilai bahwa hari ini ekonomi Indonesia sangat sentralistis. Hanya terpusat di pulau Jawa saja. Oleh karena itu kita juga mendorong desentralisasi ekonomi. Dan juga pemerintah harus lebih optimal dalam mendukung ekonomi basis kerakyatan,” terangnya.