Beranda News Nasional Presidium Alumni 212 Gelar Konsolidasi Nasional di Istiqlal Jumat Besok

Presidium Alumni 212 Gelar Konsolidasi Nasional di Istiqlal Jumat Besok

263 views
Hasri Harahap
Sekretaris Presidium Alumni 212, Ustadz Hasri Sorimuda Harahap.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Sekretaris Presidium Alumni 212, Ustadz Hasri Sorimuda Harahap membenarkan jika pihaknya akan menggelar konsolidasi nasional bersama dengan umat Islam di seluruh Indonesia, terkait dengan maraknya kegiatan yang dianggap mereka sebagai bentuk kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis.

“Iya, kita mau gelar aksi bela ulama nanti hari Jumat tanggal 9 di (Masjid) Istiqlal, kemarin baru diumumkan secara lisan, diumumkan di Masjid Sunda Kelapa oleh Ustadz (Ansufri Idrus) Sambo,” kata Ustadz Hasri kepada wartawan melalui sambungan telepon, Sabtu (3/6/2017).

Ia mengatakan jika kegiatannya hanya berbentuk kondolidasi berupa tabligh akbar. Bukan berbentuk aksi unjuk rasa di jalan raya seperti yang biasa dilakukannya itu.

“Kita fokus di Istiqlal, kita gak ke Istana. Kita hanya konsolidasi di dalam, di seputaran Istiqlal begitu,” terangnya.

Terkait dengan konten isi yang akan dibahas dalam kegiatan itu, Ustadz Hasri yang merupakan koordinator Forum Umat Islam (FUI) Bogor ini pun menyampaikan bahwa akan ada pembahasan tentang upaya mediasi dan rekomendasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang akan melakukan mediasi dengan pihak pemerintah.

“Minggu ini, mereka (Komnas HAM) akan mediasi ke Menteri Dalam Negeri, ke Menkopolhukam, Kapolri, KaBIN, itu yang terkait dengan pejabat-pejabat negara untuk (menyampaikan) permintaan kita dari Presidium, supaya tidak ada lagi keributan secara nasional,” pungkasnya.

Ustadz Hasri menyebutkan jika rentan waktu upaya mediasi yang dilakukan oleh Komnas HAM terhitung sejak hari Senin besok sampai hari Jumat. Namun jika sampai mediasi itu tidak tercapat kesepakatan yang final, ia menyebutkan Presidium akan meminta rekomendasi dari Komnas HAM untuk membawanya ke taraf internasional.

“Jadi kalau mediasi ini gak berjalan, maka Presidium 212 meminta rekomendasi dari HAM. Dari rekomendasi itu, nanti kalau mentok di sini (di Indonesia) kita akan sampaikan rekomendasi itu ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu ke tingkat internasional,” terang Ustadz Hasri.

Ada dua instansi dunia yang akan dituju oleh Presidium Alumni 212, diantaranya adalah Organisation of Islamic Cooperation (OKI) dan Pengadilan HAM internasional di Jenewa, belanda.

“Kita tempuh, bisa ke OKI sebagai organisasi konferensi Islam yang berpusat di Saudi, ataupun ke Jenewa ke HAM Internasional,” sambungnya.

Ia sangat berharap dalam agenda konsolidasi nasional ini, banyak umat Islam yang hadir untuk melakukan jihad membela Ulama dan Islam. Baginya, perjuangan tersebut merupakan tugas dari seluruh umat Islam, khususnya komponen Alumni 212.

“Ini adalah gaungan kita bersama, ayo kita bareng-bareng. Mulai besok hari Ahad, Insya Allah kita akan secara masif kita akan viralkan (pengumuman kegiatan), biar semua komponen umat Alumni 212 bisa berhimpun, bisa berkumpul di Istiqlal,” tukasnya.

Diketahui memang, sejauh ini Presidium Alumni 212 sangat gigih memperjuangkan kemenangan beberapa ulama yang dianggap dikriminalisasi. Diantaranya adalah Habib Muhammad Rizieq bin Shihab, Ustadz Muhammad Al Khaththath, Ustadz Bachtiar Nasir, serta beberapa aktivis pro perjuangan Islam dan ormas Hizbut Tahrir Indonesia.

“Semua, (kasus) Babib Rizieq, Ulama, semua aktivis yang dikriminalisasi, termasuk organisasi yang direncanakan untuk dibubarkan (Hizbut Tahrir Indonesia -red),” tutupnya. [mib]